Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Gerindra Sebut Kebijakan ‘New Normal’ Sudah Tepat

badge-check

					Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono Perbesar

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono

BERITA.NEWS, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyatakan kebijakan normal baru (new normal) yang akan diberlakukan oleh Pemerintah Joko Widodo di saat krisis wabah pandemi COVID-19 dengan merelaksasi PSBB merupakan langkah tepat dan harus didukung semua anak bangsa.

The new normal bukanlah diksi atau istilah baru di dunia. Istilah ‘the new normal‘ sering kali digunakan untuk kembali melakukan sebuah aktivitas sehari-hari di saat berakhir atau sedang terjadinya, sebuah krisis sosial, krisis ekonomi, bencana alam yang masif. Artinya life must go on atau kehidupan harus berjalan di dunia ini,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Menurut dia, istilah normal baru pernah dipakai oleh para pembuat kebijakan dan pelaku bisnis dan ekonomi saat terjadi the great depression 1930 , ‘stagflation‘ Amerika Serikat 1970 ,the Japan lost decade 1980 dan krisis keuangan global tahun 2008.

Mereka memasuki kehidupan normal baru saat krisis dan berakhirnya krisis yang menghasilkan pemikiran-pemikiran baru dan strategi baru untuk tetap bisa keluar dari krisis ekonomi tersebut agar bisa membuat ekonomi dan bisnis di dunia berjalan dengan pola baru dan cara baru.

Baca Juga :  Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

Normal baru, kata Arief, juga pernah diterapkan di Indonesia misal kehancuran secara ekonomi, interaksi sosial di Aceh akibat gempa tsunami yang memakan korban ratusan ribu manusia yang membuat masyarakat yang selamat dan tinggal di Aceh memasuki era normal baru untuk melanjutkan kehidupannya.

“Jadi, the new normal yang diterapkan oleh pemerintah Joko Widodo sudah tepat di saat vaksin dan obat COVID-19 belum ditemukan. Sama dengan the new normal yang dialami masyarakat yang terkena bencana dalam melangsungkan aktivitasnya, kan belum ada juga alat pencegah bencana alam selama ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan bagi kalangan elite dan tokoh nasional yang masih “nyinyir” dan protes serta minim pengetahuan terkait penerapan the new normal agar tetap berada di rumah saja dan senantiasa ikuti protokol kesehatan dalam masa wabah COVID-19.

“Normal baru sebuah cara yang paling tepat apalagi melibatkan TNI dan Polri secara masif dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat,” demikian Arief Poyuono.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik