Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

Gelar Wisuda 2 Hari, UMI Cetak 2.419 Alumni Baru

badge-check

					Wisudawan/wisudawati UMI saat membacakan Sumpah Alumni di Hotel Fourt Point By Sheraton, Sabtu (14/12/2019). (Ratih Sardianti Rosi/BERITA.NEWS) Perbesar

Wisudawan/wisudawati UMI saat membacakan Sumpah Alumni di Hotel Fourt Point By Sheraton, Sabtu (14/12/2019). (Ratih Sardianti Rosi/BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS, Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menggelar Takhrij Thalabat (Wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, Magister dan Doctor) periode II tahun 2019 di Hotel Fourt Point By Sheraton, Sabtu-Minggu (14-15/12/2019).

Seperti tahun sebelumnya, wisuda UMI kembali dibagi dalam dua hari pelaksanaan dengan jumlah wisudawan sebanyak 2.419 orang.

Wisuda Sabtu kemarin diikuti 1.179 wisudawan dengan rincian program S-1, sebanyak 645 orang, program profesi sebanyak 116 orang, program S-2 (magister) sebanyak 380 orang, dan program S-3 (Doktor) sebanyak 38 orang.

Dalam sambutannya, Rektor Umi, Prof Dr H Basri Modding SE M Si, mengatakan kali ini UMI kembali meluluskan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai insan akademis yang berkarakter.

“Bertambahnya jumlah lulusan Diptoma, Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor UMI yang merupakan cerminan pelaksanaan sinergitas tri darma perguruan tinggi, yang mencakup scientific, skill, life skill, dan social skill, ditunjang dengan substansi pendidikan berkarakter dengan kedalaman ilmu dan keahlian dengan akar identitas moral sebagai alumni UMI,” kata Basri.

Menurutnya, wisudawan/wisudawati di era perubahan saat ini sangat kompetitif sehingga membutuhkan sumberdaya manusia yang cerdas, responsive, kreatif, inovatif dan mampu mengantisipasi perubahan dengan baik.

“Yang dibutuhkan bukan hanya keandalan intelejensi, tapi tuntatan untuk menjadi manusia yang berkarakter yang relijius. Menjunjung tinggi kebenaran dan memikul tanggungjawab, untuk berkarya di wilayah profesi masing-masing,” lanjutnya.

Untuk itu, kata Basri, ia mengharapkan Alumni UMI dapat merespon tantangan revolusi industri 4.0, yang tidak lama Iagi memasuki revolusi sciety atau masyarakat 5.0. Pasalnya, transformasi digital telah mengubah berbagai kebiasaan dan cara hidup masyarakat dan kalangan industri.

“Wisudawan dan wisudawati untuk bisa bersaing di era global, dengan kompetensi kecerdasaan akademik dan karakter yang bercirikan kemampuan menegakkan kebenaran. kejujuran, keadilan, kebaikan, dan tanggung jawab. dibarengi kompetensi social skill. kemampuan berkomumkasi, integritas, kemampuan kerjasama dan kemampuan memecahkan masalah (problem soulving),” tandasnya.

. Ratih Sardianti Rosi

Loading

Comments

Baca Lainnya

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

98 Siswa SMPN 23 Sinjai Ikuti Ujian TKA, Sekolah Tekankan Evaluasi Kompetensi

9 April 2026 - 17:28 WITA

ujian-tka

Madrasah Aliyah Pesantren Wadi Mubarak Gareccing Laksanakan Ujian Madrasah Berbasis Kertas

8 April 2026 - 19:52 WITA

ujian

Datang Diam-Diam, Chaca Siswi Berprestasi Ini Tinggalkan “Warisan” di SMPN 7 Sinjai

1 April 2026 - 22:45 WITA

penulis buku

Tembus Juara 4, Hairil Siswa SMPN 23 Sinjai Ukir Prestasi di Pemilihan Duta Pelajar Sinjai 2026

30 Maret 2026 - 19:37 WITA

duta pelajar
Trending di Pendidikan