BERITA.NEWS, Sinjai — Kabar kurang menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Sinjai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dipastikan tidak menganggarkan pengadaan atau penambahan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) pada tahun 2026.
Keputusan ini sontak menuai keluhan dari warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang masih minim penerangan jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sinjai, Akbar, menyampaikan bahwa tahun ini memang tidak ada alokasi anggaran untuk pemasangan PJU baru.
“Untuk tahun 2026 memang tidak dianggarkan pengadaan PJU,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang gelap, khususnya pada malam hari.
Salah seorang warga Kecamatan Sinjai Utara, Rahmat, mengungkapkan bahwa minimnya PJU membuat aktivitas malam menjadi tidak nyaman.
“Kalau lewat malam itu gelap sekali, apalagi di beberapa titik. Kami jadi was-was, takut terjadi kecelakaan atau tindak kejahatan,” keluhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga di wilayah Sinjai Timur dan Sinjai Selatan yang berharap pemerintah segera menambah titik lampu jalan di daerah mereka.
“Banyak jalan yang belum ada lampunya. Kami harap ada perhatian pemerintah, minimal ditambah di titik-titik rawan,” ujar warga lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Akbar mengatakan pihaknya saat ini hanya bisa berharap pada bantuan dari pemerintah pusat maupun balai melalui proposal yang telah diajukan.
“Untuk permohonan bantuan, kami sudah kirim proposal baik ke balai maupun ke kementerian, semoga berhasil,” ungkapnya.
Di tengah keterbatasan tersebut, Dishub Sinjai hanya mendapatkan anggaran sekitar Rp300 juta pada tahun ini yang difokuskan sepenuhnya untuk pemeliharaan ratusan titik PJU yang sudah ada.
PJU yang berada di bawah penanganan Dishub Sinjai saat ini tersebar di delapan kecamatan.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus memprioritaskan perbaikan lampu yang rusak akibat usia maupun faktor cuaca, bukan untuk pemasangan unit baru.
Minimnya anggaran daerah menjadi alasan utama tidak adanya penambahan PJU.
Akibatnya, hingga kini masih banyak ruas jalan di Sinjai yang gelap dan belum tersentuh penerangan.
Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta tindak kriminalitas di malam hari.
Warga pun berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera memberikan solusi, agar kebutuhan penerangan jalan bisa terpenuhi dan keamanan masyarakat lebih terjamin.
Penulis: Thatang
![]()





























