Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

Ekonomi Sulsel Drop di TW II, Kontraksi Produksi Pertanian Beri Dampak Besar

badge-check

					Ekonomi Sulsel Drop di TW II, Kontraksi Produksi Pertanian Beri Dampak Besar Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan merilis update perkembangan ekonomi hingga data triwulan (TW) ke II yang mengalami perlambatan.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan perlambatan ini dipengaruhi kontraksi pada sektor Pertanian, Transportasi dan Pergudangan (Transgud).

“Pertumbuhan Ekonomi triwulan II justru melambat ini sudah kami perkirakan beberapa indikator mengarah kesana secara rangkin PDRB kita di 22 nasional,” ucapnya.

Rizki mengatakan pertumbuhan ekonomi Sulsel TW II sebesar 4,94 persen turun dibanding pada TW I 2025 yakni 5,78 persen

“Sulsel dibawah 5 persen itu gambar merah. Triwulan I 5,78 itu drop ke 4,94 persen. Apa saja yang drop itu terutama pertanian karena normalisasi panen di Maret dan april sehingga produksi terkontraksi. Transportasi dan gudang turun,” sebutnya.

Pendukung Ekonomi Sulsel pada sisi Lapangan Usaha (LU) utama yang pertanian sebesar 3,36 persen (yoy) pada TW II 2025, melambat dibanding triwulan I 15,73 persen memberikan dampak besar.

“Ini sejalan dengan normalisasi periode panen yang kembali ke Maret – April menyebabkan produksi padi kontraksi sebesar 6,27 persen yoy,” jelasnya.

Sedangkan pada LU Transgud pada TW I 2025 sebesar 5,09 persen merosot di TW II diangka 4,13 persen.

“LU Perdagangan, Industri Pengolahan, Konstruksi dan Pertambangan memberikan andil pertumbuhan ekonomi di triwulan ke II,” ungkap Rizki.

“Ekonomi Sulsel di tahun ini agak melandai, Inflasi kami berusaha masih dalam target,” tegas Rizki Ernadi Wimanda kepada awak media.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan Hingga 100%

25 Maret 2026 - 01:42 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan
Trending di Ekobis