Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pilkada

Dua Paslon Tunggal di Gowa dan Soppeng Diprediksi Menang di Atas 70 persen

badge-check

					Dua Paslon Tunggal di Gowa dan Soppeng Diprediksi Menang di Atas 70 persen Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Pilkada serentak di Sulsel dipastikan akan menyisakan dua daerah dengan peserta hanya satu Pasangan Calon (Paslon). Kedua daerah itu adalah Gowa dan Soppeng. Hal itu dipastikan setelah KPU dua daaerah itu memperpanjang pendaftaran namun tetap tak ada Paslon baru.

Terkait dengan hal itu, Lembaga Konsultan Politik Nurani Strategic memprediksi tak akan pergeseran.

“Kami memprediksi kisah keperkasaan Kolom Kosong (KOKO) di Pilkawa 2018 di Sulsel tak terulang lagi. Ketika itu KOKO sanggup menang di Makassar sementara di Bone dan Enrenkang mampu membukukan perolehan di atas 30 persen. Keunggulan dua paslon tunggal di Gowa dan Soppeng kami prediksi di atas 70 persen,” kata Direktur Nurani Strategic, Dr. Nurmal Idrus, Minggu (13/9).

Ia menyebut keunggulan elektoral kedua figur ini di daerahnya masing-masing memang sulit tertahankan. Nurmal membeberkan hasil analisisnya di Gowa dan Soppeng lewat jajak pendapat yang dilakukan lembaganya, tanggal 16- 21 Juni 2020.

“Keunggulan popularitas mereka di atas 80 persen, Adnan di angka 87 persen, Kaswadi Razak di angka 89 persen. Keunggulan mereka sangat sulit tertandingi karena nyaris semua pemilih mengetahui siapa mereka,” katanya.

Di Gowa, popularitas tertinggi berikutnya dimiliki Amir Uskara (77%), Darmawangsyah Muin (72%) dan Abdul Rauf Mallagani (70%).

Sementara di Soppeng, setelah Kaswadi Razak, nama Supriansa berada di posisi kedua dengan (75%), Andi Maparemma (71%), Syamsu Niang (69%), Selle Dalle (67%) dan Luthfi Halide (59%).

Untuk keterpilihan, Nurmal membeberkan, Adnan Puritcha di angka 73 persen, dan Andi Kaswadi Razak di angka 75 persen.

“Jika coba dipasangkan dengan calon pasangannya, Adnan – Rauf Mallagani di angka 76 persen atau naik 3 persen, sementara Andi Kaswadi Razak – Luthfi Halide di angka 79 persen atau naik sekira 4 persen,” katanya.

Calon lain baik di Gowa dan Soppeng tak ada yang berada di atas dua digit.

Untuk partisipasi pemilih, Nurmal memprediksi akan sedikit terdegradasi.

“Kemungkinan akan turun drastis, jika ukurannya Pilgub dimana angka partisipasi Gowa 76 persen, maka di Pilkada 2020 kami perkirakan turun hingga 62 persen, sementara Soppeng yang dipilgub 2018 mencapai 79 persen akan turun ke angka 68 persen. Ini tantangan bagi KPU dan juga kontestan, masalah pandemi membuat banyak yang khawatir ke TPS dan juga sedikitnya calon membuat penetrasi ke TPS menjadi rendah,” jelas Nurmal.

Jajak pendapat dilakukan dengan daring melalui perpaduan cara telepon otomatis dan online di jaringan media sosial FB. Di Soppeng, dari 865 sampel terpilih, ada 422 sampel yang menjawab 3 pertanyaan. Sementara di Gowa dari 963 sampel terpilih, memberikan umpan balik sebanyak 537 sampel.

Keseluruhan sampel di dua kabupaten ini secara proporsional mewakili seluruh kecamatan. Tiga pertanyaan diberikan kepada sampel yaitu siapa figur yang mereka kenal selama ini di Gowa (boleh menjawab lebih dari dua nama, siapa figur yang mereka inginkan memimpin Gowa (hanya boleh menyebut satu nama) dan apakah pasangan berikut anda akan pilih jika melawan kolom kosong. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dua Partai Besar di Bulukumba Setuju Pilkada Dipilih DPRD, PPP Langsung Pasang Badan Tolak

2 Januari 2026 - 17:01 WITA

pilkada

Laskar Sinjai Dukung Wacana Pilkada Lewat DPRD demi Efisiensi dan Minim Konflik

31 Desember 2025 - 21:54 WITA

pemilu

Sidang Sengketa Pilkada Jeneponto Ditunda, Putusan MK Dijadwalkan 24 Februari

13 Februari 2025 - 22:00 WITA

mahkamah-konstitusi

Ini Isi Pidato Singkat Andi Edy Manaf Usai Ditetapkan sebagai Wabup Terpilih di Pilkada Bulukumba

6 Februari 2025 - 16:24 WITA

kpu-bulukumba

KPU Bulukumba Tetapkan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

6 Februari 2025 - 00:15 WITA

kpu-bulukumba
Trending di Pilkada