Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Dua Hari Hilang di Laut Lumpue, Siswa SMKN 2 Parepare Belum Ditemukan

badge-check

					Persiapan Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Siswa Tenggelam di Pantai Lumpue Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu) Perbesar

Persiapan Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Siswa Tenggelam di Pantai Lumpue Parepare. (Foto: Berita.News/ Wahyu)

BERITA.NEWS, Parepare – Harapan keluarga dan rekan korban masih menggantung di ufuk Pantai Lumpue. Memasuki hari kedua pencarian, siswa SMK Negeri 2 Parepare yang dilaporkan tenggelam akibat terseret arus laut hingga kini belum juga ditemukan.

Tim SAR gabungan terus berjibaku menyisir wilayah pesisir dan perairan Pantai Lumpue, Parepare, dengan mengerahkan seluruh kekuatan dan peralatan yang tersedia.

Upaya pencarian tim SAR gabungan dilakukan secara maksimal, baik dari laut, darat, hingga udara.

Komandan Pos Basarnas Parepare, Agus Salim, mengungkapkan bahwa pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran laut dengan sejumlah armada.

“Kami memaksimalkan pencarian hari ini menggunakan perahu karet dari Basarnas, perahu karet BPBD, sekoci dari Dit Polairud, serta perahu karet dari Pos Angkatan Laut Pinrang,” ujar Agus, Minggu (11/01/2026).

Tak hanya dari laut, penyisiran darat juga dilakukan secara intensif. Tim SAR gabungan dibagi menjadi lima kelompok untuk menyisir garis pantai dengan area cakupan sejauh dua kilometer.

“Sementara tim laut melakukan pencarian hingga dua nautical mile ke tengah laut,” jelasnya.

Untuk memperluas jangkauan, pemantauan udara turut dikerahkan. Sebuah drone milik Pos Angkatan Laut Pinrang digunakan guna memantau area yang sulit dijangkau secara langsung.

“Kami gunakan drone untuk menutup area-area blind spot agar pencarian lebih efektif,” tambah Agus.

Meski cuaca pada hari kedua terpantau cerah, tantangan di lapangan masih besar. Ketinggian gelombang laut dilaporkan tetap mencapai 2,5 meter, sama seperti kondisi pada hari pertama pencarian.

“Faktor cuaca masih menjadi kendala utama. Pada hari pertama kami sempat diterpa hujan dan angin kencang, dan hingga hari ini ombak masih cukup tinggi,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, tanda-tanda keberadaan korban belum juga ditemukan.

Tim SAR gabungan memastikan pencarian akan terus dilanjutkan dengan harapan korban dapat segera ditemukan, sementara keluarga korban masih menunggu dengan cemas di tepi pantai.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa