Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Dorong Transparansi Data, Bupati Adnan Minta Nama Penerima Bansos Dilampirkan

badge-check

					Dorong Transparansi Data, Bupati Adnan Minta Nama Penerima Bansos Dilampirkan Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Dalam mendorong terciptanya transparansi data penerima bantuan sosial (Bansos) penanganan virus corona atau Covid-19 di wilayahnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta agar seluruh nama-nama penerima bantuan di lampirkan secara terbuka.

Bahkan peran kantor camat, desa dan kelurahan menjadi sumber informasi data penerima bansos.

“Saya minta seluruh kantor camat, desa dan kelurahan agar ditempeli semua nama-nama penerima bansos agar ada tranparansi data terkait daftar penerima bansos di Kabupaten Gowa,” katanya saat memimpin rapat melalui telekonferensi, Sabtu (2/5).

Dilampirkannya data penerima bantuan secara terbuka ini agar masyarakat juga bisa menilai dan melihat secara langsung pihak yang menerima bantuan dan yang tidak menerima.

“Saya pun berharap nama-nama yang penerima yang dilampirkan merupakan data yang valid dan tidak ganda,” tegasnya.

Sementara, untuk jenis bantuan yang disalurkan Pemkab Gowa dalam rangka penanganan covid-19 dan menjelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Senin, 4 Mei 2020 mendatang beragam jenis. Baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten.

Baca Juga :  Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

Bupati Adnan menyebutkan, mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Sembako Covid-19, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa dan BLT Kelurahan serta 50.000 ribu paket sembako dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Taufik Mursad mengatakan, data-data calon penerima bansos yang masuk hingga saat ini terus mengalami perubahan termasuk adanya penambahan. Salah satunya adalah data penerima paket sembako yaitu warga yang terkena dampak Covid-19.

Ia menyebutkan dari data sebelumnya jumlah penerima bantuan 21.111 Kepala Keluarga (KK) kini bertambah menjadi 37.218 KK.

“Ini sesuai evaluasi data yang masuk ke Bappeda terkait data terdampak covid-19 yang ada di desa dan kelurahan ada penambahan sekitar 16.107,” ujar Taufik.

Data ini diperkirakan masih akan terus berubah dikarenakan masyarakat yang berdampak covid 19 datanya masih terus bertambah

“Penambahan masih terjadi karena mulai besok call center pengaduan masyarakat akan dibuka. Mereka yang sebelumnya tidak terdata dan berdampak dari covid bisa melaporkan lewar pengaduan ini,” pungkasnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Trending di News