Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Diskominfo Bina Pengembangan Startup Pengelolaan Makassar Technopark

badge-check

					Diskominfo Bina Pengembangan Startup Pengelolaan Makassar Technopark Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar kegiatan pembinaan dan pengembangan Startup dan Pengelolaan Makassar Technopark, di Karebosi Condotel, Jl Jend M Yusuf, Makassar.

Pembinaan dan Pengembangan Startup dan Pengelolaan Makassar Technopark bertemakan “Millenials, How To Survive in The Algorithm Era”.

Sehubungan dengan adanya era revolusi industri 4.0 pergeseran ilmu teknologi dimana tenaga yang konvensional lambat laun digeser oleh teknologi digital.

Pemain lama terancam oleh pendatang baru yang menawarkan solusi praktis, dimana tenaga trampil di bidang digital akan sangat dibutuhkan.

Dalam mengantisipasi hal tersebut Diskominfo Kota Makassar terus menggelorakan literasi digital kepada generasi muda menuju era revolusi 4.0.

“Kami apresiasi apa yang dilakukan oleh diskominfo pada kegiatan ini, sebagai langkah cerdas dalam menyiapkan sumber daya kita menghadapi revolusi industri 4.0. Mudah-mudahan, kegiatan ini semakin memperkuat program pengembangan kota pintar di Kota Makassar,” ucap Asisten 1 Pemkot Makassar, Abdul Azis Hasan dalam rilis, Selasa (9/4/2019).

Baca Juga :  Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

Dia menyebutkan, di era revolusi, tenaga manusia lambat laun akan diambil alih mesin-mesin cerdas. Otoritas kelembagaan atau organisasi semakin mengedepankan efisiensi tenaga kerja dengan kemajuan teknologi.

“Ini akan menjadi bumerang jika kita tidak mempersiapkan sumber daya anak muda kita. Ancaman pengangguran di tengah gempuran produk luar negeri sangat mungkin terjadi jika kita tidak berbenah sejak sekarang. Kita hanya akan menjadi penonton di tengah peningkatnya penetrasi ekonomi digital global,” jelas Azis.

Sementara itu Kepala bidang IPK pada Dinas Kominfo Ade Ismar Gobel menyampaikan bahwa dengan mendunianya sosial media, cukup ampuh membuat era millennials berkreasi.

“Para millennials paham betul bagaimana memanfaatkan peluang tersebut, kemudian menggulirkan opini-opini sehat dan melakukan kegiatan bermanfaat melalui media Internet,” terangnya.

“Keberadaan para startup untuk berkontribusi dalam menyampaikan informasi salah satunya melalui aplikasi yg dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” tandasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News