Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Palopo-Luwu

Dinkes Luwu Gelar Aksi 7 Bimtek Pengukuran dan Publikasi Stunting

badge-check

					Dinkes Luwu Gelar Aksi 7 Bimtek Pengukuran dan Publikasi Stunting Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Dalam rangka tahapan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Luwu, Dinas Kesehatan menggelar Aksi 7, Bimbingan Teknis Pengukuran dan Publikasi Stunting di Hotel Borneo Belopa, Jumat (22/10/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Puskesmas dan Tenaga Pelaksana Gizi Puskesmas di 22 Kecamatan se-Kabupaten Luwu dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Bantuan Teknis Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah Program Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Selatan.

Plt, Kepala Dinas Kesehatan dr Rosnawary Basir mengatakan, pengukuran dan publikasi stunting merupakan aksi ke-7 yang dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Luwu untuk memperoleh data prevalensi stunting yang terkini dan terupdate pada skala layanan puskesmas, kecamatan dan desa.

“Hasil dari pengukuran pertumbuhan balita serta publikasi angka stunting digunakan untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu dan masyarakat dalam gerakan pencegahan dan penurunan stunting,” kata dr Rosnawary.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sesuai dengan tujuan dari pengukuran dan publikasi stunting yaitu untuk mengetahui status gizi pada anak sesuai umur serta mengukur prevalensi stunting mulai tingkat desa, kecamatan dan kabupaten secara berkala. Hasilnya kemudian dilaporkan secara berjenjang dari posyandu ke puskesmas hingga ke Dinas Kesehatan.

“Diseminasi dan publikasi hasil pengukuran pertumbuhan dan angka prevalensi stunting dilakukan melalui media penyebaran informasi mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga di tingkat kabupaten agar diketahui oleh pemda dan masyarakat se-Kabupaten Luwu,” jelasnya.

Secara garis besar tujuan dari pengukuran dan publikasi stunting antara lain, (1) Mengetahui status gizi anak sesuai umur agar kabupaten/kota dapat Memantau kemajuan tumbuh kembang anak secara berkala, Mengembangkan program/kegiatan yang sesuai untuk peningkatan kesadaran dan partisipasi keluarga, pengasuh, dan masyarakat untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak balita yang optimal, serta Menyediakan upaya tindak lanjut terintegrasi dan konseling dalam rangka komunikasi perubahan perilaku.

(2) Mengukur prevalensi stunting di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten/ kota secara berkala yang dilaporkan secara berjenjang mulai dari posyandu ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota sebagai bahan untuk Meningkatkan efektivitas penentuan target layanan dan pengalokasian sumber daya, Memecahkan masalah dan memantau proses perencanaan di tingkat desa hingga kabupaten/ kota.

  • Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Gaungkan Zero Halinar, Barang Sitaan Dimusnahkan Tanpa Sisa

20 April 2026 - 13:17 WITA

Rutan Masamba Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati HBP ke-62

8 April 2026 - 11:30 WITA

bersih-bersih

Razia Besar di Lapas Palopo, Barang Terlarang Disita, Tapi Ada yang Nihil

7 April 2026 - 15:49 WITA

razia

Rutan Masamba Gelar Tes Urine dan Penggeledahan Gabungan, Seluruh WBP Negatif Narkoba

7 April 2026 - 08:00 WITA

tes urine

Tak Disangka! Ratusan Petugas & WBP Lapas Palopo Jalani Tes Narkoba, Ini Hasilnya

6 April 2026 - 22:21 WITA

tes urine
Trending di Palopo-Luwu