Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Diduga Proyek Fiktif Dikelola Dinas PU Makassar, Kinerja TP4D Kejaksaan Disoal

badge-check

					Diduga Proyek Fiktif Dikelola Dinas PU Makassar, Kinerja TP4D Kejaksaan Disoal Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Sejumlah proyek milik Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Makassar diduga fiktif maupun kegiatan “siluman”. Lalu, kemana pengawasan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Makassar?

Berdasarkan pantauan BERITA.NEWS, Senin (22/7/2019), proyek drainase misalnya berlokask di jalan Mallogbassang maupu Jalan Sultan Alauddin yang anggarannya Rp530 juta diduga fiktif. Dimana terlihat kondisi saluran drainase tidak dikerja. Hanya beberapa titik terlihat dipoles plaster.

Selain itu, drainase di jalan Andi Mangerangi yang dianggarkan Rp142 juta sudah mulai rusak dan retak-retak. Begitu juga kondisi drainase di jalan Dg Ngepe banyak yang retak-retak. Kuat dugaan pekerjaan tidak sesuai bestek atau tidak lagi mengacu pada rencana anggaran biaya atau RAB.

Sedangan proyek pembangunan lingkungan di jalan Deppasawi Dalam yang anggarannya Rp167 juta sudah mulai rusak. Belum lagi proyek lingkungan di jalan Teluk Bayur yang anggarannya Rp200 juta diduga tidak sesuai spesifikasi.

Kepala Dinas PU Makassar Hamka membantah adanya proyek siluman maupun kegiatan fiktif.

Baca Juga :  Elang Tiga Hambalang Desak Evaluasi Total Korwil SPPG Maros, Ancam Bawa Keluhan Mitra ke Tingkat Nasional

“Semua kegiatan 2019 ada yg sementara berlangsung ada jg baru mau mulai. Semua kegiatan 2019 blm ada yg di bayar. Dan pasti akan dilakukan pemeriksaan fisik oleh bidangnya sblm penyerahan, jd insya Allah tdk bisa fiktif,”tegas Hamka saat dikonfirmasi Senin (22/7/2019).

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar Darlis hanya  mengatakan untuk paket lelang jalan lingkungan sebanyak  21 paket. “Semua bisa kita lihat di pottal lpse kota makassar,”singkatnya.

Ditambahkan Darlis, terkait adanya kegiatan lingkungan masih tanggung jawab pelaksana untuk dilakukan perbaikan jika memang ada yang tidak sesuai RAB. “Sekarang masih ada kegiatan belum penyerahan termasuk dan juga ada masa pemeliharaan,”jelasnya.

Sementara itu, Direktur Dewan Rakyat Antikorupsi Hamka Jarot mempertanyakan kinerja TP4D Kejari Makassar dalam memantau proyek pemerintah kota seperti kegiatan Dinas PU Makassar. Menurutnya, kegiatan drainase yang dikelola sudah menjadi ‘lahan’ empuk bagi oknum pejabat PU bersama kontraktor terkait memainkan proyek drainase, lingkungan, maupun pedestrian.

“Hampir setiap tahun PU Makassar punya alokasi anggaran besar untuk item proyek drainase, jalan lorong lingkungan, hingga pedestrian. Proyek-proyek tersebut sangat rawan dikorupsi akibatnya merugikan keuangan negara,”ungkapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Elang Tiga Hambalang Desak Evaluasi Total Korwil SPPG Maros, Ancam Bawa Keluhan Mitra ke Tingkat Nasional

20 April 2026 - 23:16 WITA

Duel Berdarah di Sinjai Timur! Ayah dan Anak Luka Parah, Nelayan Diamankan Polisi

20 April 2026 - 10:49 WITA

penganiayaan

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Baterai Tower di Makassar, Dua Pelaku Ditangkap

20 April 2026 - 09:32 WITA

FGD Pengelolaan Sampah Makassar, DLH Siapkan Skema Sanitary Landfill

19 April 2026 - 20:20 WITA

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Trending di Makassar