Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Demo HMI di Polres Gowa: Usut Kasus Pemerkosaan, Pungli dan Tambang Ilegal

badge-check

 

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, Nawir, menyampaikan orasi saat berunjuk rasa di kantor Polres Gowa, Sulsel, Senin (6/11/2023). (IST)

BERITA.NEWS, Gowa – Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya menggelar aksi unjuk rasa di kantor Polres Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin (6/11/2023). Demonstrasi ini buntut kasus pemerkosaan pelajar oleh Banpol Jatanras Polres Gowa.

Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya, Nawir menyatakan, pihaknya mendesak kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Banpol Polres Gowa diusut tuntas dan terbuka kepada publik.

Menurut Nawir, kasus pemerkosaan oleh Banpol Polres Gowa masih menyisahkan banyak tanda tanya. Khususnya mengenai pengakuan korban yang diberi “uang tutup mulut” sebelum dipulangkan.

“Artinya, perlu didalami terkait adanya dugaan terdapat pelaku lain selain dari Banpol yang telah diamankan pihak Reskrim Polres Gowa,” ujar Nawir dalam keterangan tertulis.

Nawir menegaskan, permohonan maaf yang disampaikan Kapolres Gowa AKBP Reonald Trauli Simanjuntak, juga harus berbanding lurus dengan tanggung jawab jaminan keamanan dan pemulihan psikologis bagi korban yang masih trauma berat.

Pungli dan Tambang Ilegal

Berita.News

Massa HMI Cabang Gowa Raya berunjuk rasa di gerbang batas Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, Senin (6/11/2023). (IST)

Sebelum menduduki kantor Polres Gowa yang berlokasi di Jalan Syamsuddin Tunru, massa HMI Gowa Raya yang dipimpin Nawir, juga menggelar unjuk rasa di batas Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Baca Juga :  Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

Di sana, massa HMI turut menyuarakan dugaan pungutan liar (Pungli) di wilayah hukum Polres Gowa. Aspirasi itu berdasarkan keluhan masyarakat tentang maraknya pungli oleh oknum Korps Bhayangkara.

“Kami juga membawa aspirasi dari banyak aduan dan keluhan masyarakat terkait pungutan liar yang dialami di wilayah hukum Polres Gowa yang dilakukan oleh oknum anggota,” kata Nawir.

Selain itu, aksi unjuk rasa HMI Gowa Raya yang bertepatan saat kunjungan kerja Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran, juga meminta polisi menindak tegas tambang galian C dan perusahaan yang diduga tidak mengantong izin (ilegal) di Kecamatan Parangloe dan Bontonompo.

“Serta mafia-mafia BBM yang melakukan penyalahgunaan atau penimbunan BBM bersubsidi yang dicurigai mendapat bekingan dari oknum aparat penegak hukum,” jelas Nawir.

Minta Reonald Simanjuntak Dicopot

Dengan sederet tuntutan tersebut, HMI Gowa Raya mendesak Kapolda dan Kapolri untuk mengevaluasi bawahannya di jajaran Polres Gowa, serta mendesak pihak hukum di Kabupaten Gowa ini untuk mengusut tuntas terkait aspirasi tersebut.

“Kami berharap, apa yang kami perjuangkan ini betul-betul diatensi dan sampaikan secara terbuka dan profesional. Hal ini tentu tidak lepas dari penegakan supremasi hukum dan Hak Asasi Manusia di wilayah Hukum Polres Gowa,” kata Nawir.

“Banyaknya peristiwa yg diduga melibatkan oknum Anggota Polres Gowa tersebut, sehingga kami mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolres Gowa. Jika aspirasi yg kami sampaikan tersebut tdk diatensi, maka kami akan turun dengan jumlah massa yang lebih besar,” pungkas Nawir.

Sebelumnya, Kapolres Gowa AKBP Reonald Trauli Simanjuntak berjanji akan melakukan proses hukum terhadap pelaku serta menindak sesuai pasal yang berlaku.

“Sekali lagi saya menyampaikan akan mengevaluasi kinerja bukan hanya di anggota lapangan Reskrim, bahkan sampai jajaran Polsek agar tidak terjadi lagi kelalaian seperti ini,” kata Reonald dalam keterangannya, Jumat (3/11/2023).

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Trending di News