Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Cuaca Buruk Nyaris Renggut Nyawa! Dua Nelayan Hilang Ditemukan Terapung di Perairan Sinjai

badge-check

					Kondisi Nelayan Saat Ditemukan Setelah Berjam-jam Terombang-ambing di Laut Lepas. (Foto: Ist) Perbesar

Kondisi Nelayan Saat Ditemukan Setelah Berjam-jam Terombang-ambing di Laut Lepas. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Sinjai — Ketegangan menyelimuti perairan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Dua nelayan yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah berjam-jam terombang-ambing di laut lepas.

Kedua nelayan tersebut diketahui bernama Lili (31) dan Resky (32). Meski disebut berasal dari Jeneponto, keduanya berdomisili di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Peristiwa ini bermula pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 Wita, saat keduanya melaut untuk memancing dan memasang jaring di sekitar Pulau Sembilan menggunakan perahu kecil.

Namun nahas, aktivitas melaut itu berubah menjadi momen mencekam setelah cuaca ekstrem tiba-tiba melanda kawasan tersebut.

Angin kencang menghantam perahu yang mereka gunakan, memaksa keduanya mencari tempat berlindung.

“Cuaca buruk dan angin kencang menghantam perahu mereka. Saat hendak berlabuh, tali jangkar kapal putus,” ungkap Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, Senin (12/1/2026).

Dalam kondisi terdesak, Lili dan Resky memutuskan kembali ke Desa Angkue. Namun di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan akhirnya hilang kontak.

“Mesin kapal mati saat perjalanan pulang. Sejak itu mereka tidak bisa dihubungi,” kata Andi Octave.

Selama sekitar 10 jam, kedua nelayan tersebut terombang-ambing di atas perahunya, bergantung pada keberuntungan di tengah laut yang masih diliputi cuaca buruk.

Beruntung, pada Senin dini hari, perahu mereka terlihat oleh kapal pencari ikan yang kebetulan melintas di belakang Pulau Sembilan.

“Alhamdulillah, keduanya ditemukan dengan selamat oleh kapal nelayan yang melintas,” ujar Andi Octave.

Mendapat laporan nelayan hilang, BPBD Sinjai sebelumnya telah berkoordinasi dengan Basarnas Bone, Satpolair Polres Sinjai, Syahbandar Sinjai, dan Polsek Pulau Sembilan untuk melakukan pencarian.

“Sambil berkoordinasi untuk pencarian, ternyata korban sudah lebih dulu ditemukan. Alhamdulillah,” jelasnya.

Setelah ditemukan, Lili dan Resky langsung dibantu dan dibawa kembali ke Desa Angkue dalam kondisi selamat tanpa luka serius.

“Sudah dibantu dibawa kembali ke Desa Angkue,” tutup Andi Octave.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa