Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Butuh 200 Miliar, Pemprov dan Pemkab Wajo Ingin Hadirkan Teknologi Air Bersih Jerman

badge-check

					Butuh 200 Miliar, Pemprov dan Pemkab Wajo Ingin Hadirkan Teknologi Air Bersih Jerman Perbesar

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah


BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku ada tiga poin yang didapatnya saat lakukan kunjungan kerja ke Jerman dan Belanda didampingi Bupati Wajo Amran Mahmud. Rabu (19/6/2019).

Nurdin mengatakan kunjungan itu adalah langkah awal untuk mendorong tiga kebutuhan masyarakat di Sulsel, yakni pengelolaan sampah, infrastruktur dan hadirkan air bersih. Juli 2019 nanti kedua negara itu akan lakukan kunjungan ke Sulsel.

Menurut Nurdin, pihaknya lebih fokus pada menghadirkan air bersih kepada masyarakat dibantu teknologi Jerman. Tidak tanggung-tanggung untuk Pemda dan Pemprov Sulsel dibutuhkan anggaran Rp. 200 Miliar.

“Kita fokus mengenai pengelolaan sampah, penggunaan teknologi air bersih, dan membahas infrastruktur jalan,” ucapnya.

Baca Juga :  Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

Lebih jauh, Nurdin menuturkan anggaran sudah mencakup semua proses kerja dan bahan mulai dari pipanisasi atau pemasangan pipa sampai ke rumah-rumah warga. Bisa langsung konsumsi masyarakat Wajo.

“Uang koin dilempar dengan kedalaman tiga meter, masih bisa dilihat dari atas permukaan air. (Soal infrastruktur jalan)Disana biar naik mobil seribu kilometer  tidak ada rasa capeknya, atau bosan, karena pandangan dipenuhi pohon yang hijau,” ungkapnya.

Sedangkan, pengelolaan sampah sendiri mantan Bupati Bantaeng dua Periode itu mengakui, masih kalah jauh metode pengelolaan di Sulsel, dengan di Belanda dan Jerman.

“Kita disini masih menggunakan pengelolaan secara tradisional, orang disana sudah menggunakan teknologi,” beber Nurdin Abdullah.

Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Trending di News