Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Takalar dan Dirjen Bangda Bahas Kerja Sama Strategis dan Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan

badge-check

					Bupati Takalar dan Dirjen Bangda Bahas Kerja Sama Strategis dan Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan Perbesar

BERITA.NEWS – Dalam rangka mempercepat pembangunan dan membuka peluang kerja sama strategis bagi Kabupaten Takalar, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye melakukan silaturahmi dengan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Dirjen Bangda) Kemendagri, Restuardy Daud, Jumat malam, 10 Oktober 2025.

Pertemuan hangat yang berlangsung di kantor Dirjen Bangda tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait potensi pembangunan daerah dan arah pengembangan Takalar ke depan.

Bupati Takalar Daeng Manye mengatakan bahwa, kunjungan ini tidak hanya bersifat formal, tetapi juga mempererat hubungan personal dua tokoh yang ternyata memiliki latar belakang almamater yang sama, yaitu Universitas Hasanuddin, Fakultas Teknik angkatan 1986.

“Selain silaturahmi, kami sebagai sahabat juga berdiskusi tentang arah pembangunan Takalar yang berfokus pada peningkatan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, dan pengelolaan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan,” ujar Daeng Manye.

Menurut Daeng Manye, Salah satu topik utama dalam pembahasan tersebut adalah peluang kemitraan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam program Water Energy Food Security for Integrated Development (WEFSRID).

Program yang diinisiasi Direktorat Bina Pembangunan Daerah Kemendagri dan didukung oleh World Bank selama lima tahun ini menitikberatkan pada pengembangan energi terbarukan, pengelolaan sumber daya air, ketahanan pangan, serta infrastruktur pertanian untuk mendukung swasembada pangan dan ketahanan

“Kami juga menyoroti pentingnya penguatan program ketahanan pangan dan ekonomi hijau berkelanjutan yang berorientasi pada kemandirian desa. Kami bepakat bahwa indikator desa mandiri harus mencakup dimensi layanan dasar, aksesibilitas, sosial, ekonomi, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan yang baik,” terangnya

“Melalui penguatan sektor tersebut, diharapkan Takalar mampu menjadi daerah percontohan dalam pengembangan ekonomi hijau dan desa berdaya,” sambungya.

Di akhir pertemuan, Bupati Daeng Manye menyampaikan harapannya agar sinergi dengan tokoh asal Takalar yang kini berkiprah di tingkat pusat dapat terus ditingkatkan.

“Kami sangat berharap dukungan dari Pak Restuardy sebagai putra daerah Takalar untuk bersama-sama mendorong kemajuan Takalar, khususnya dalam pengembangan ekonomi digital dan infrastruktur berkelanjutan,” ujarnya. Pertemuan ini pun menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun Takalar yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Trending di Daerah