Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Bulukumba Berikan Remisi 256 Warga Lapas Kelas IIA Taccorong dari Kemenkumham

badge-check

					Bupati Bulukumba Membacakan sambutan Menteri MenkumHam Republik Indonesia. (BERITA.NEWS/IL). Perbesar

Bupati Bulukumba Membacakan sambutan Menteri MenkumHam Republik Indonesia. (BERITA.NEWS/IL).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Usai Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 74 dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan, Bupati dan rombongan menghadiri acara Pemberian Remisi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Taccorong Kabupaten Bulukumba.

Dalam acara ini,  Bupati menyerahkan secara simbolis keputusan remisi kepada 3 orang narapidana sekaligus membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. 

Sebanyak 256 Narapidana binaan Lapas mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan pada peringatan HUT RI kali ini, Sabtu 17 Agustus 2019. Ke 256  tahanan ini terdiri dari, 3 orang mendapatkan remisi 6 bulan pemotongan masa hukuman, 21 orang remisi 5 bulan, 24 orang remisi 4 bulan, 84 orang remisi 3 bulan, 54 orang remisi 2 bulan, dan 70 orang remisi 1 bulan. Adapun tahanan yang dilangsung bebas, sebanyak 1 orang setelah mendapat remisi 3 bulan. Tahanan tersebut bernama Junaedi yang telah divonis 2 tahun karena pidana pencurian. 

Dalam sambutannya, MenkumHam menyatakan warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas/Rutan saat ini adalah sumber daya manusia yang masih terabaikan. 

“Kelebihan isi penghuni menunjukan bahwa Lapas sebenarnya memiliki aset dan potensi yang luar biasa untuk mendukung berjalannya kegiatan yang bersifat massal,” ungkap AM Sukri membacakan sambutan Menkumham. 

Kegiatan massal itu, lanjutnya seperti kegiatan ekonomi kreatif. Dimana Ekonomi kreatif merupakan sektor strategis dalam pembangunan nasional ke depan. Salah satu potensi yang dapat digali adalah industri kreatif yang terkait dengan kebudayaan dan kearifan lokal yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. 

“Modal kebudayaan dan kearifan lokal tersebut dapat menjadi sumber kekuatan industri kreatif yang tidak dimiliki oleh bangsa lain,” ujarnya. 

Olehnya itu,  tambahnya, kondisi kelebihan isi penghuni tidak boleh lagi dipandang sebagai kelemahan atau sumber segala permasalahan di Lapas/Rutan, tetapi harus dikelola dan dimanfaatkan menjadi kekuatan tersendiri, jadikan sebagai peluang dan tantangan untuk berkontribusi positif. 

Kalapas Bulukumba, Saripuddin mengatakan,  saat ini jumlah warga binaan pemasyarakatan pertanggal 17 Agustus 2019 sebanyak 384, dengan rincin 83 orang tahanan dan 301 orang narapidana. 

“Dari jumlah tersebut, yang belum mendapat remisi sebanyak 23 orang,” ungkapnya. 

Setelah upacara remisi selesai, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dan rombongan menyelami para narapidana dan keluarga, serta para petugas Lapas, termasuk mengabadikan momentum tersebut dengan foto bersama dan swafoto.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist
Trending di Daerah