BERITA.NEWS, Bulukumba – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menerima kunjungan Panitia Membahagiakan Santri se-Indonesia di Lantai 4 Gedung Pinisi, Kamis (4/12/2025).
Kunjungan ini membahas rencana pelaksanaan kegiatan nasional Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) yang dijadwalkan berlangsung di Bulukumba pada Januari 2026, dengan estimasi lebih dari 1.000 peserta santri dari 150 kabupaten/kota.

Rombongan panitia dipimpin oleh Pimpinan Kapal Munzalan Bulukumba, H. Sukardi, bersama sejumlah pimpinan pondok pesantren dan pembina santri dari kalangan perempuan.
Mereka mengajukan permohonan agar Bulukumba dapat menjadi tuan rumah kegiatan akbar tersebut, sekaligus meminta dukungan penggunaan beberapa fasilitas pemerintah.
“Kedatangan kami Puang (Pak Bupati) adalah untuk memohon izin dan dukungan agar Bulukumba menjadi tuan rumah kegiatan Membahagiakan Santri se-Indonesia,” ujar H. Sukardi.
Panitia mengusulkan penggunaan Pantai Merpati, GOR Bulukumba, kendaraan operasional, serta fasilitas pendukung lainnya.
Bupati juga diminta hadir dan membuka secara resmi kegiatan IBS pada hari pelaksanaannya.
Menanggapi hal itu, Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi dan kesiapan pemerintah daerah mendukung pelaksanaan IBS.
Ia menegaskan pentingnya menjaga fasilitas publik selama kegiatan berlangsung.
“Yang penting, fasilitas yang digunakan dijaga. Pantai Merpati harus tetap bersih. Kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa kebersihan dan kerapian ruang publik bukan sekadar menjaga estetika, tetapi juga berdampak pada peningkatan kunjungan wisata dan pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Ia meminta panitia berkoordinasi lebih intensif dengan OPD terkait untuk memastikan kesiapan teknis, keamanan, kebersihan, dan kelancaran acara.
“Silakan berkoordinasi dengan OPD terkait agar semua kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyambut positif rencana kegiatan nasional ini karena akan menghadirkan ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Dukungan tersebut menjadi wujud komitmen pemda terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda yang cerdas serta berakhlak mulia.
![]()





























