Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Peristiwa

Bripka Arham Meninggal Usai Dijemput BNNP Sulsel, Diduga Minum Cairan Beracun di Mobil

badge-check

					Jenazah Bripka Arham saat Dalam Perjalanan Menuju RS Bhayangkara Makassar. (Foto: Istimewa) Perbesar

Jenazah Bripka Arham saat Dalam Perjalanan Menuju RS Bhayangkara Makassar. (Foto: Istimewa)

Sinjai, BERITA.NEWS – Kematian Bripka Arham, salah satu personel Polres Sinjai, masih menjadi sorotan setelah ia meninggal dunia pada 3 Februari 2025.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Bripka Arham sempat mengalami muntah-muntah di dalam mobil saat dalam perjalanan menuju Makassar.

Menurut informasi yang dihimpun, Bripka Arham sebelumnya dijemput oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.

Namun, dalam perjalanan dari Kabupaten Sinjai menuju Makassar, ia mengalami kondisi kesehatan yang memburuk sehingga pihak BNNP Sulsel membawanya ke RSUD Bulukumba.

Sesampainya di rumah sakit, tim medis telah berusaha memberikan pertolongan, tetapi nyawa Bripka Arham tidak dapat diselamatkan.

Diduga Minum Cairan Pembersih Kaca

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, Kombes Pol Ardiansyah, mengungkapkan bahwa dalam perjalanan menuju Makassar, Bripka Arham yang duduk sendiri di bangku belakang diduga menenggak cairan pembersih kaca.

“Dalam perjalanan saat di perbatasan Sinjai-Bulukumba, dia tiba-tiba mengambil cairan pembersih kaca yang berada di dekatnya. Anggota yang bersamanya di mobil baru menyadari setelah yang bersangkutan muntah-muntah,” jelas Kombes Pol Ardiansyah.

Ia menambahkan bahwa Bripka Arham sempat mengaku telah menelan cairan tersebut sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.

Jenazah Dibawa ke RS Bhayangkara untuk Autopsi

Pada Senin malam (3/2), jenazah Bripka Arham dibawa dari RSUD Bulukumba ke RS Bhayangkara di Makassar untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

“Kami masih menunggu hasil autopsi dari dokter di RS Bhayangkara,” tambah Kombes Pol Ardiansyah, yang juga merupakan mantan Kapolres Sinjai.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut insiden ini. Sementara itu, pihak keluarga dan kolega di Polres Sinjai berduka atas kepergian Bripka Arham.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Api Melalap 4 Rumah di Sinjai Saat Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta

13 April 2026 - 05:33 WITA

damkar-sinjai

Diteror Usai Ungkap Dugaan Mafia BBM Subsidi, Jurnalis di Sinjai Dihadang OTK

12 April 2026 - 22:20 WITA

bbm-subsidi

Drama Kamar Kos di Selayar: Dari Rencana Perbaikan Pipa Hingga Hilangnya Emas 13 Gram

11 April 2026 - 17:16 WITA

kamar kos

Tangis Pecah Jelang Magrib, Begini Kronologi Petani di Sinjai Meninggal Usai Disambar Petir

9 April 2026 - 20:03 WITA

tersambar petir

Tragedi di Tengah Sawah, Kahar Warga Sinjai Selatan Tewas Saat Cuaca Ekstrem, Diduga Tersambar Petir

9 April 2026 - 19:44 WITA

tersambar petir
Trending di Peristiwa