Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Ekobis

BI: Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Paling Rendah di Wilayah Sulampua

badge-check

					BI: Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Paling Rendah di Wilayah Sulampua Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Rizki Ernadi Wimanda paparkan pertumbuhan ekonomi 2023 di wilayah kerja Sulawesi, Papua dan Maluku (Sulampua).

Rizki mengatakan pertumbuhan ekonomi dari 10 Provinsi di Wilayah Sulampua, Sulsel jadi yang terendah untuk capaian Triwulan IV hanya tercatat 3,79 persen.

Secara keseluruhan Sulsel bahkan terendah ke 3 pertimbangan ekonomi dengan persentase 4,51 diatas Provinsi Papua Barat 3,91 persen Gorontalo 4,50 persen.

“Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 3,79%(yoy) pada Triwulan IV-2023 merupakan yang terendah dibandingkan dengan 9 provinsi lain di Sulampua.

Dengan demikian, secara keseluruhan tahun, ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 4,51% (yoy) atau yang terendah ketiga di Sulampua,” jelasnya.

Ekonomi Sulawesi Selatan triwulan IV 2023 tumbuh 3,79% (yoy), melambat dari 4,05% (yoy) pada Triwulan III 2023.

“Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi nasional meningkat dari 4,94% (yoy) pada Triwulan III 2023 menjadi 5,04% (yoy) pada Triwulan IV 2023,” jelasnya.

Sektor Lapangan Usaha (LU) pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan Infokom tumbuh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Namun demikian, LU konstruksi dan pertambangan tumbuh lebih baik pada triwulan laporan.

Dari sisi pengeluaran, tingginya Konsumsi RT dan PMTB seiring peningkatan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan.

Namun demikian, kondisi geopolitik global secara signifikan mempengaruhi kinerja ekspor dan impor komoditas.

“Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan secara kumulatif pada tahun 2023 tercatat sebesar 4,51% (yoy), lebih rendah daripada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05% (yoy),” jelasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

16 April 2026 - 09:51 WITA

SPBU di Sinjai Kena Sanksi, Solar Subsidi Dihentikan Sementara: Pertamina Perketat Pengawasan

26 Maret 2026 - 20:44 WITA

bbm subsidi

Ketua MA Resmi Lantik Anggota Dewan Komisioner OJK

26 Maret 2026 - 11:08 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan Hingga 100%

25 Maret 2026 - 01:42 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan
Trending di Ekobis