Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Palopo-Luwu

Besarnya Animo Masyarakat Tanam Jahe, Dinas Pertanian Luwu Gelar Pelatihan

badge-check

					Besarnya Animo Masyarakat Tanam Jahe, Dinas Pertanian Luwu Gelar Pelatihan Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Munculnya kasus penularan Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020, membuat banyak orang mencari cara untuk menjaga kesehatan. Salah satunya dengan mulai mengonsumsi minuman kesehatan dari olahan rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan temulawak agar tetap sehat.

Minuman tersebut diyakini sejumlah pihak ampuh untuk meningkatkan imunitas tubuh. Sampai akhirnya, jahe mulai menjadi primadona petani dan masyarakat untuk ditanam, apalagi cara menanam sangat mudah dan bisa memanfaatkan media tanam seadanya.

Melihat animo petani dan masyarakat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Luwu kemudian melaksanakan pelatihan teknis tematik budidaya tanaman jahe merah bagi kelompok tani.

“Luas tanam sampai triwulan pertama tercatat telah mencapai 20,053 Ha sedangkan luas panen hingga triwulan pertama adalah 1,5 Ha. Untuk meningkatkan produksi serta kompetensi petani maka kami laksanakan pelatihan ini,” kata Kadis Pertanian Luwu, Albaruddin A Picunang.

Bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Gowa dengan menghadirkan Risna Ardhayati selaku widyaswara, pelatihan dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Belopa Utara, 17-19 Juni 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang merupakan petani jahe dari Kecamatan Belopa dan Belopa Utara.

“Saat ini tanaman jahe masih dikonsumsi masyarakat lokal saja. Kami sementara menyusun panduan pendataan potensi jahe dengan sistem by name by address,” jelas Albaruddin.

Saprani, salah seorang petani jahe yang ikut pelatihan mengungkapkan rasa terima kasihnya karena banyak mendapatkan masukan terutama teknik bercocok tanam yang baik serta informasi tentang kebijakan pemerintah daerah terkait pengembangan tanaman jahe.

Data dari BPP Belopa Utara, terdapat 15 Ha tanaman jahe warga yang tersebar di beberapa desa, yakni di Desa Paconne, Pammanu, Lauwa, Seppong dan Sabe.

  • Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Gaungkan Zero Halinar, Barang Sitaan Dimusnahkan Tanpa Sisa

20 April 2026 - 13:17 WITA

Rutan Masamba Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati HBP ke-62

8 April 2026 - 11:30 WITA

bersih-bersih

Razia Besar di Lapas Palopo, Barang Terlarang Disita, Tapi Ada yang Nihil

7 April 2026 - 15:49 WITA

razia

Rutan Masamba Gelar Tes Urine dan Penggeledahan Gabungan, Seluruh WBP Negatif Narkoba

7 April 2026 - 08:00 WITA

tes urine

Tak Disangka! Ratusan Petugas & WBP Lapas Palopo Jalani Tes Narkoba, Ini Hasilnya

6 April 2026 - 22:21 WITA

tes urine
Trending di Palopo-Luwu