Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Belum Sebulan Menjabat, Kapolres Sinjai yang Baru Dihadapkan Dua Kasus Berdarah dalam Sehari

badge-check

BERITA.NEWS, Sinjai — Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, diguncang dua peristiwa berdarah yang terjadi hampir bersamaan pada Jumat, 23 Januari 2026.

Insiden tersebut tidak hanya menghebohkan warga, tetapi juga menjadi sorotan serius aparat penegak hukum.

Peristiwa pertama terjadi di Dusun Maddakko, Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat.

Dua pria yang masih memiliki hubungan keluarga ipar terlibat duel satu lawan satu di sebuah kebun.

Kedua pria itu diketahui bernama Marsuki (45) dan Kamaruddin (47), yang sama-sama berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Dusun Kaddorobukua, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkelahian dipicu oleh persoalan yang belum diungkap secara rinci dan berlangsung di kebun milik Kamaruddin.

Duel tersebut berlangsung sengit dengan masing-masing pihak menggunakan senjata tajam.

Kamaruddin dilaporkan diserang menggunakan tombak, sementara Marsuki menggunakan parang.

Akibat kejadian tersebut, Kamaruddin mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri serta luka terbuka pada lutut kiri.

Baca Juga :  Kuota Berubah Jadi 44 Jemaah, Pemkab Sinjai Pastikan Pelayanan CJH Maksimal

Korban kemudian dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis, sementara aparat kepolisian melakukan langkah-langkah pengamanan dan penyelidikan lebih lanjut.

Tak berselang lama, peristiwa berdarah kembali terjadi di wilayah kecamatan berbeda di Kabupaten Sinjai.

Kali ini di Dusun Sumpang Ale, Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan.

Seorang warga dilaporkan meregang nyawa setelah ditebas parang diduga dilakukan oleh saudaranya sendiri.

“Terduga pelaku sementara dijemput oleh tim Resmob,” ungkap Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso saat dikonfirmasi Berita.News.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban dan pelaku dalam peristiwa kedua tersebut masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

Motif kejadian pun belum dapat dipastikan karena penyelidikan masih terus berlangsung.

Dua peristiwa berdarah dalam satu hari ini menjadi alarm serius bagi aparat keamanan, khususnya bagi Kapolres Sinjai yang baru, AKBP Fathur Rakhman.

Diketahui, AKBP Fathur Rakhman baru resmi menjalankan tugasnya di Kabupaten Sinjai setelah mengikuti acara kenal pamit dengan Kapolres lama, AKBP Harry Azhar, pada Rabu (21/1/2026).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terpancing emosi, serta segera melaporkan potensi konflik agar tidak berujung pada tindak kekerasan yang merenggut nyawa.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Kuota Berubah Jadi 44 Jemaah, Pemkab Sinjai Pastikan Pelayanan CJH Maksimal

21 April 2026 - 21:49 WITA

calon jamaah haji

Komitmen Bersih! Seluruh Pegawai Rutan Sinjai Teken Ikrar Zero Narkoba dan Handphone

20 April 2026 - 11:21 WITA

rutan-sinjai

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab
Trending di Sinjai