Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Amien Rais Bikin Partai Baru, PAN: PAN: Efek Elektoral Tak Signifikan

badge-check

					Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Viva Yoga Mauladi. (net) Perbesar

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Viva Yoga Mauladi. (net)

BERITA.NEWS, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi meyakini partai politik baru yang akan didirikan Amien Rais tidak akan memiliki efek elektoral yang signifikan khususnya dalam Pemilu mendatang.

Menurut dia, pemakaian nama PAN di partai baru tersebut adalah sesuatu yang wajar karena tentu masih berharap akan mendapatkan efek elektoral dari PAN yang sejak Pemilu 1999 sampai 2019 lolos di DPR RI.

“Di dalam pemberitaan di media Pak Amien Rais kemungkinan menamakan partai barunya dengan PAN Reformasi. Menurut saya, kalaupun ada efek elektoral, getarannya sangat kecil alias nonsignifikan,” kata Viva Yoga di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Dia menjelaskan, keyakinannya tersebut karena beberapa alasan, pertama, masyarakat akan menilai bahwa itu adalah partai politik baru, bukan PAN yang asli namun parpol yang ingin mendapatkan efek elektoral dari nama PAN.

Menurut dia, mungkin berbeda dengan kasus berdirinya Partai Gerindra, Partai Nasdem, dan Partai Hanura karena meskipun para tokoh pimpinan partai politik baru itu adalah mantan kader Golkar, tetapi mereka tidak ingin atau tidak berharap akan mengeruk efek elektoral dari Golkar.

“Mereka percaya diri atas partai politik baru yang didirikan itu,” ujarnya.

Kedua menurut Viva, dalam kondisi saat ini upaya untuk membangun identitas partai atau “party identity” membutuhkan perjuangan dan sumber daya partai yang besar.

Dia menilai, suatu parpol baru di tengah politik kontemporer harus berjuang untuk membangun infrastruktur partai, menyiapkan pengurus dan kader militan, harus lolos sebagai peserta pemilu, serta harus lolos ambang batas parlemen yang setiap pemilu angkanya semakin naik sesuai ketentuan Undang-Undang.

“Karena pengurus dan kader PAN itu rasional dan berakal sehat, tentu akan mempertimbangkan hal tersebut dan tidak akan ikut dengan partai baru. Jika ada yang bergabung kemungkinan hanya kecil saja. Tidak signifikan,” ujarnya.

Juru bicara PAN itu menegaskan bahwa para anggota legislatif di semua tingkatan dari PAN dan di eksekutif, telah berjuang memenangkan kompetisi elektoral, sampai saat ini tidak ada satupun yang menyatakan akan keluar dari PAN.

Menurut dia, PAN saat ini fokus melakukan konsolidasi organisasi, penataan pengurus dan kader, membuat program kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat, dan terus berupaya berbuat baik bagi bangsa Indonesia.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Ikbal, Sosok Muda yang Curi Perhatian di Pencalonan BPD Kareloe Jeneponto

16 April 2026 - 19:54 WITA

calon bpd

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

19 Februari 2026 - 19:20 WITA

mou
Trending di Politik