Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Target 2030 Bebas Rabies, Ini Langkah Gubernur Rohidin

badge-check

					Target 2030 Bebas Rabies, Ini Langkah Gubernur Rohidin Perbesar

BERITA.NEWS, Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menargetkan provinsi Bengkulu terbebas dari Penyakit Rabies. Penyakit rabies merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (zoonosis) melalui gigitan hewan tertular, seperti anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.

“Perlu penanganan terstruktur dari berbagai stakeholder, baik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan maupun aparat setempat,” kata Gubernur Rohidin pada giat Vaksinasi Rabies Dalam Rangka Memperingati World Rabies Day (WRD) Tahun 2022 di UPTD Laboratorium dan Klinik Kesehatan Hewan Sawah Lebar Kota Bengkulu, Rabu 28/9/2022.

Pemerintah menargetkan, tambah Rohidin, tahun 2030 bebas Rabies. Namun pemetaan populasi juga menjadi hal yang penting. Jika hanya melaksanakan vaksinasi dengan jumlah vaksinasi yang terbatas tidak ada pemetaan desa mana yang selesai dengan populasi menyeluruh. Maka tidak akan bisa disimpulkan daerah tersebut telah terbebas dari Rabies atau tidak.

“Fokuskan dulu pada kabupaten mana, kita mapping per desa, kecamatannya, diikuti dengan tindakan di luar vaksin, itu harus dilakukan, kalau tidak seperti itu susah untuk mencapai target nasional bahkan target daerah bisa tercapai,” minta Gubernur Rohidin yang juga merupakan Pembina Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Provinsi Bengkulu.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Muhammad Syarkawi menjelaskan saat ini masih ada beberapa Kabupaten yang terdapat kasus Rabies di antaranya adalah Kabupaten Rejang Lebong.

“Di kabupaten lain kasus gigitan memang masih ada, hanya yang betul – betul terdiagnosa Rabies itu masih terkendali,” jelas Syarkawi.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rutan Masamba Berbenah, Disiplin Pegawai Diperketat Pengamanan Makin Solid

23 April 2026 - 19:45 WITA

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist
Trending di Daerah