Kondisi jembatan Tello sekarang mengalami kemiringan dan pergerakan as jembatan (Dok)
BERITA.NEWS, Makassar – Proyek jalan dan pelebaran jembatan Tello kembali menuai sorotan. Proyek yang terletak di Jl Perintis Kemerdekaan itu mulai mengalami kerusakan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XII Makassar diminta bertanggung jawab.
“Sudah mengalami kemiringan dan pergerakan as jembatan,” ujar Rizal Asmar dari Lembaga Pemerhati Pembangunan kepada BERITA.NEWS, belum lama ini.

Diketahui pekerjaan jalan dan pelebaran jembatan Tello masuk dalam Proyek Middle Road (MRR) yang dikerjakan oleh PT Sumber Sari Cipta Marga.
“Jembatan tello dalam proyek MRR. Jembatan sudah tidak wajar, bahkan dampak dari getaran yang begitu kuat membuat sayap kiri dan kanan jembatan rubuh,” tandasnya.
Lebih lanjut Rizal Asmar menilai bahwa sistem kontruksi yang dibangun dalam jembatan Tello tidak memperhatikan kontur tanah yang labil, bahkan pemasangannya yang tergesa gesa karena diburu waktu yang sudah mepet,” terangnya.
Terpisah Direktur Investigasi Soelawesi Corruption Watch (SCW), Asrul M meminta Kementerian PUPR melalui BPJJN XIII Makassar bertanggung jawab.
“Ditilik ke belakang proyek ini memang banyak masalah. Kontraktornya awalnya diputus kontrak. Sempat jadi proyek mandek kemudian dilanjutkan kontraktor lain di tengah jalan,” jelasnya.
Untuk itu, SCW meminta Kementerian PUPR segera mengevaluasi hasil kerja pejabatnya di lapangan.
“Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) III Balai BBPJN XIII Makassar dan Satker saat itu yang menangani proyek ini harus dievalusi. Proyek yang dinaunginya hanya menyisakan masalah,” lugasnya.
![]()





























