Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Realisasi APBD Triwulan Ke-tiga, Dispora dan 8 OPD Ini OPD Dibawah 50 Persen

badge-check

					Realisasi APBD Triwulan Ke-tiga, Dispora dan 8 OPD Ini OPD Dibawah 50 Persen Perbesar

OPD terendah Realisasi APBD Triwulan Ke-tiga 2021 (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) merilis serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk triwulan ketiga, Januari – September 2021.

Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) mencatat dari seluruh Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) realisasi APBD Triwulan Ke-tiga ini hanya 46,96 persen, realisasi fisik 55.17 persen dari total anggaran Rp 12,502 Triliun.

Setidaknya, ada 9 OPD Pemprov Sulsel masuk Daftar terendah realisasi APBD Triwulan Ke-tiga ini. Paling bawa ada Dispora Sulsel Rp 1.232 triliun realisasi Rp 44,315 miliar atau 3,60 persen, fisik 13,26 persen.

Diatasnya, Biro Hukum Rp 21, 012 Miliar realisasi Rp 1,592 Miliar atau 7,58 persen, fisik 28,90 persen. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Rp 76,642 Miliar, realisasi Rp 25,883 Miliar atau 33,77 persen, fisik 45,27 persen.

Selanjutnya, UPT Pelatihan Kesehatan Rp 3,914 Miliar realisasi Rp 1,699 Miliar atau 43,42 persen, fisik 46,23 persen. Dinas Perindustrian Rp 37,409 Miliar realisasi Rp 17,133 Miliar atau 45,80 persen, fisik 46,57 persen.

Baca Juga :  Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

Dinas Ketahanan Pangan Rp 43,927 Miliar realisasi Rp 21,099 Miliar atau 48,03 persen, fisik 49,58 persen. Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Rp 494 Miliar, realisasi Rp 183 Miliar atau 37,11 persen, fisik 49,60 persen.

Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan beberapa masalah ditemui selama pengelolaan anggaran. Sehingga berdampak pada realisasi. Adanya isu refocusing menjadi salah kendala OPD ragu dalam jalankan program.

“Refocusing menjadi bagian permasalahan sebab masing-masing OPD itu menunggu standby apakah akan di refocusing atau tidak. Ada keraguan seperti itu. Kedua, kadang juga pemerintah pusat melalukan pemotongan sehingga target yang sudah kita tetapkan tidak tercapai,” ujarnya. Senin (25/10/2021).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pihaknya akan memilah program yang akan menjadi prioritas pembangunan kedepan, bagian dari upaya mengoptimalkan anggaran.

“Kita akan memfilter prioritas-prioritas, keseimbangan sistem keuangan kita dan target-target kedepan kita urutkan dengan baik,” singkatnya.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Jelang Mubes IKA UNHAS, Gubernur Sulsel Usul Program Skema Bantuan Modal untuk Alumni

29 April 2026 - 15:15 WITA

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Operasional Nakes Puskesmas Rongkong Lutra 

28 April 2026 - 15:15 WITA

Penerbangan Masamba – Makassar, Pemprov Sulsel Siapkan Subsidi Tiket

28 April 2026 - 08:07 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Trending di Daerah