Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Metro

Kebakaran di Jakpus Capai 127 Kasus dengan Kerugian Rp26,3 Miliar

badge-check

					Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melalap Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Jalan Sabeni, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Sebanyak 17 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di lokasi tersebut. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj. Perbesar

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melalap Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Jalan Sabeni, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (8/4/2021). Sebanyak 17 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di lokasi tersebut. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

BERITA.NEWS, Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Pusat mencatat peristiwa kebakaran pada periode Januari hingga Agustus 2021 mencapai 127 kasus dengan total kerugian materi Rp26,31 miliar.

“Total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp26,31 miliar,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Asril merinci dari 127 kasus kebakaran, 78 kasus di antaranya disebabkan akibat arus pendek (korsleting) listrik.

Sementara itu, faktor lainnya sebanyak 16 kasus diakibatkan oleh ledakan gas rumah tangga, 10 kasus karena membakar sampah, sisanya akibat puntung rokok yang dibuang secara tidak sengaja.

Dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat, Kecamatan Tanah Abang menjadi wilayah yang paling sering terjadi musibah dengan catatan 32 kasus, kemudian Kemayoran 21 kasus dan 13 kasus di Kecamatan Menteng dan Johar Baru.

“Yang terakhir ada di Kecamatan Sawah Besar dan Senen dengan jumlah 11 kasus,” kata Asril.

Adapun luasan area yang terbakar di Jakarta Pusat mencapai 613.810 meter persegi. Akibat dilalap api, 278 KK atau 1.142 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Sudin Gulkarmat Jakpus rutin menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran kepada warga di delapan kecamatan.

“Sosialisasi digelar agar warga lebih berhati-hati, serta memperhatikan potensi penyebab kebakaran terutama penggunaan listrik dan kompor gas,” kata Asril.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cindy Rizap Buka Suara, Fokus Jalankan Ibadah di Bulan Suci Ramadan

13 Maret 2026 - 22:08 WITA

Kades Viral Banjarnegara Bongkar 5 Tanda Dana Desa Diduga Dikorupsi, Warganet Heboh!

20 Desember 2025 - 20:26 WITA

dana desa

Komisaris PT Satria Motor Indonesia Beberkan Peran dan Tanggungjawab Direksi di Perusahaan

6 Mei 2025 - 22:29 WITA

Korban Penganiayaan Selebram Chandrika Chika Ngaku Tulang Bahu Masih Sakit

14 Maret 2025 - 06:50 WITA

Bahas Soal Pengelolaan Investasi di Makassar, Andi Zulkifly Raih Gelar Doktor Administrasi Publik Unhas Predikat Cumlaude

11 Februari 2025 - 16:37 WITA

Trending di Metro