Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Metro

Anies: Jangan Terburu-buru Simpulkan COVID-19 Sudah Lewati Puncak

badge-check

					Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (net) Perbesar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (net)

BERITA.NEWS, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh elemen masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan kasus COVID-19 telah melewati puncak pada saat ini.

“Jadi, jangan kita terburu-buru menyimpulkan karena kasus COVID-19 berbeda dengan aliran lalu lintas yang bisa diprediksikan per jam,” kata Anies saat webinar gerakan vaksinasi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (25/7/2021).
​​
Anies memohon seluruh masyarakat bersabar menunggu hasil analisa rata-rata kasus positif COVID-19 per hari sebelum menyimpulkan puncak dari pandemi.

Dituturkan Anies, meskipun rata-rata kasus positif COVID-19 di Jakarta mengalami penurunan pada beberapa hari terakhir, namun penyebaran kasus COVID-19 belum dapat disimpulkan telah melewati masa puncak.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan angka rata-rata kasus COVID-19 di Jakarta pada 13 Juli mencapai 43 persen, 16 Juli (41 persen), 18 Juli (36 persen), 21 Juli (28 persen), dan 25 Juli (24 persen).

“Hari ini angkanya adalah 24 persen jadi ada tren ‘rate’ positif yang menurun,” ujar Anies.

Anies juga mengungkapkan tes usap antigen dan “PCR” di DKI Jakarta cukup tinggi, bahkan beberapa kali mencapai 30 kali yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

“Dengan begitu kami cukup yakin atas angka ‘rate’ positif tadi turun artinya memang ada tren. Apakah ini akan terus, kita harus lihat nanti,” ujar Anies.

Diketahui, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Pemprov DKI Jakarta, PB Nahdlatul Ulama, PP Muhammadiyah, dan ormas lainnya menggelar gerakan vaksin gratis bagi 10.000 orang di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 24-26 Juli 2021.

Sejumlah pejabat Forkominda DKI Jakarta yang turut hadir, antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji.

Kemudian Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Wakil Kepala Badan Intelkam Polri Irjen Pol Suntana, Ketum PB NU Said Aqil Siradj, Ketum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid dan perwakilan PP Muhammadiyah.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Cindy Rizap Buka Suara, Fokus Jalankan Ibadah di Bulan Suci Ramadan

13 Maret 2026 - 22:08 WITA

Kades Viral Banjarnegara Bongkar 5 Tanda Dana Desa Diduga Dikorupsi, Warganet Heboh!

20 Desember 2025 - 20:26 WITA

dana desa

Komisaris PT Satria Motor Indonesia Beberkan Peran dan Tanggungjawab Direksi di Perusahaan

6 Mei 2025 - 22:29 WITA

Korban Penganiayaan Selebram Chandrika Chika Ngaku Tulang Bahu Masih Sakit

14 Maret 2025 - 06:50 WITA

Bahas Soal Pengelolaan Investasi di Makassar, Andi Zulkifly Raih Gelar Doktor Administrasi Publik Unhas Predikat Cumlaude

11 Februari 2025 - 16:37 WITA

Trending di Metro