Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bantaeng

Bantaeng Siapkan Pos Penyekatan Larangan Mudik dengan Pengamanan Ketat

badge-check

					Bantaeng Siapkan Pos Penyekatan Larangan Mudik dengan Pengamanan Ketat Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama unsur Forkopimda akan memperketat pengawasan di dua titik penyekatan untuk menghalau pemudik di Jalur Bantaeng. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi aktivitas perpindahan dari suatu wilayah ke wilayah lainnya secara masif atau mudik selama periode lebaran.

Hal itu terungkap dalam konfrensi pers Pemkab Bantaeng yang digelar di kantor Bupati Bantaeng, Selasa, 5 Mei 2021. Dalam keterangan pers itu, disebutkan proses penyekatan ini akan dilakukan di dua titik di Bantaeng.

Kepala Dinas Kominfo Bantaeng, H Subhan mengatakan, pemerintah Kabupaten Bantaeng telah membuat surat edaran untuk penyekatan dan pembatasan pergerakan mudik ini. Surat edaran Bupati itu memuat tentang berbagai hal kebijakan Pemkab Bantaeg selama proses penanganan Covid-19 di Bantaeng ini.

“Surat edaran ini berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei mendatang,” kata Suhban.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, upaya penyekatan larangan mudik ini dilakukan guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona. Dia menyebut, akan ada dua titik pos penyekatan larangan mudik. Dua titik itu berada di perbatasan Jeneponto-Bantaeng dan Bantaeng-Bulukumba.

“Ini untuk kebaikan kita bersama,” jelas dia.

Andi Ihsan mengatakan, pemudik yang melintas di Kabupaten Bantaeng dipastikan akan berbalik arah. Dia menyebut, dalam surat edaran itu, hanya ada beberapa yang bisa melintas. Daftar kendaraan yang bisa melintas, lihat grafis.

Dia mengatakan, mereka yang melintas juga akan melalui serangkaian prosedur pemeriksaan Covid-19. Di antaranya adalah memperlihatkan sertifikasi vaksin dan hasil rapid antigen.

Dia juga menyebutkan, Pemkab Bantaeng juga akan melakukan pemeriksaan rapid antigen secara random terhadap beberapa sampel pelintas. Selain pemeriksaan Rapid Antigen, juga akan dilakukan pemeriksaan tes urine.

“Pemeriksaan tes urine narkoba dan rapid test antigen ini dilakukan secara acak,” jelas dia.

Dia mengatakan, tim gugus Bantaeng akan akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa saya yang kedapatan reaktif terhadap hasil rapid antigennya. Jika ditemukan reaktif, maka pelintas tidak akan diberikan izin memasuki Bantaeng.

Baca Juga :  HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

“Kalau ditemukan positif, akan dilakukan koordinasi ke kabupaten asal, agar pergerakannya terkendali di kabupaten asalnya,” jelas dia.

Dia membahkan, untuk saat ini, Bantaeng sudah berada pada status zona kuning. Hasil rilis Kementerian Kesehatan menyebutkan jika Bantaeng berada dalam zona posisi risiko rendah.

“Kita berada dalam zona kuning, posisi risiko rendah. Semoga ini bisa bertahan sampai seterusnya,” jelas dia.

Protkes Ketat di Salat Ied

Pemerintah Kabupaten Bantaeng juga akan tetap memusatkan pelaksanaan salat idul fitri di Lapangan Pantai Seruni, Bantaeng. Meski demkian, Pemkab Bantaeng juga tetap memberikan imbauan untuk pelaksanaan salat idul fitri di masjid-masjid terdekat.

“Agar pelaksanaan salat idul fitri tidak terfokus pada satu tempat,” jelas dr Andi Ihsan.

Dia menambahkan, Lapangan Pantai Seruni akan menggunakan enam titik akses yang dijaga tim medis, dan TNI-Polri. Dia juga memastikan, tidak akan ada tempat cuci tangan pakai sabun di lokasi. Tujuannya untuk menghindari penumpukan.

“Kami akan lebih memilih penggunaan Hand Sanitizer. Kami juga mengimbau untuk tetap menyiapkan hand sanitizer pribadi,” jelas dia.

Dia juga menambahkan, Lapangan Seruni juga akan menerapkan Physical Distancing secara ketat. Selain itu, jemaah diimbau untuk tidak melakukan kontak fisik.

“Jadi kami imbau tidak ada kontak fisik. Seperti salaman, dan cipika-cipiki,” jelas dia.

Antisipasi Penumpukan di Pasar

Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan yang juga sekaligus juru bicara tim gugus Bantaeng mengatakan, tim gugus juga saat ini telah berupaya untuk menekan sebaran Covid-19 di pasar-pasar yang ada di Bantaeng.

“Kami memberikan tambahan petugas kesehatan di setiap pasar-pasar utama di Bantaeng. Seperti pasar Lambocca, sentral dan kawasan yang diperkirakan dapat terjadi penumpukan masyarakat,” jelas dia.

Dia menambahkan, tim kesehatan akan terus mengingatkan warga akan pentingnya menjaga jarak, dan memakai masker. Setiap pasar akan terus dilakukan sosialisasi ini.

“Sosialisasi pasar-pasar ini akan mulai dilakukan besok,” jelas dia.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Trending di Daerah