Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Palopo-Luwu

Bapenda Luwu Jejaki Perluasan Layanan Pembayaran Pajak

badge-check

					Kepala Bappeda, Muhammad Rudi, mendampingi Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang, di acara penyerahan DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) dan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) PBB-P2 dirangkai dengan pekan panutan pembayaran perdana PBB-P2 Tahun 2021. Perbesar

Kepala Bappeda, Muhammad Rudi, mendampingi Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang, di acara penyerahan DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) dan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) PBB-P2 dirangkai dengan pekan panutan pembayaran perdana PBB-P2 Tahun 2021.

BERITA.NEWS, Luwu – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu tengah menjejaki kerjasama dalam meningkatkan kemudahan dan kualitas pelayanan pembayaran pajak oleh masyarakat.

Upaya ini dilakukan dengan melakukan perluasan layanan pembayaran pajak melalui kerja sama dengan Payment Point’ Online Banking (PPOB) yang telah memiliki loket pembayaran online di Kabupaten Luwu.

Ini disampaikan Kepala Bapenda, Muhammad Rudi, dalam kegiatan penyerahan DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) dan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) PBB-P2 dirangkai dengan pekan panutan pembayaran perdana PBB-P2 Tahun 2021, Rabu (28/4/2021).

Muhammad Rudi menyampaikan, target pokok PBB untuk tahun 2021 Kabupaten Luwu adalah sebesar Rp 7.253.868.090.

Nilai ini naik dari target tahun 2020 sebesar Rp 6.474.101.639 atau mengalami kenaikan Rp 779.766.451.

“Mengalami kenaikan Rp 779.766.451, seiring peningkatan 1.771 objek pajak. Jika melihat potensi PBB-P2 di Kabupaten Luwu tentunya angka tersebut masih tergolong kecil,” katanya.

Tetapi kata Kepala Bapenda, Pemerintah Kabupaten Luwu tidak serta merta menaikkan potensi tersebut, akan tetapi melalui berbagai pertimbangan.

Diantaranya dengan melihat realisasi penerimaan tiap daerah sehingga tidak menimbulkan piutang pajak yang besar di kemudian hari.

“Peningkatan potensi objek PBB-PZ ini tidak lepas dari peran pemerintah untuk terus meningkatkan potensi PBB-PZ diantaranya dengan melakukan validasi langsung ke lapangan serta bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan selaku leading sektor pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Selain meningkatkan potensi PBB-PZ, Bapenda juga mengoptimalkan realisasi penerimaan PBB-PZ salah satunya melalui kerjasama dengan Bank Sulselbar serta Kantor Pos Indonesia terkait pembayararan PBB-PZ sehingga memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk membayar PBB-PZ.

Dari sektor pemeliharaan piutang sendiri terdapat penghapusan piutang sebesar Rp 271.758.695.

Jumlah ini sebagian besar merupakan usulan dari pemerintah desa/kelurahan terkait PBB-PZ yang tidak memiliki objek di wilayahnya masing-masing.

  • Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Gaungkan Zero Halinar, Barang Sitaan Dimusnahkan Tanpa Sisa

20 April 2026 - 13:17 WITA

Rutan Masamba Gelar Aksi Bersih Lingkungan Peringati HBP ke-62

8 April 2026 - 11:30 WITA

bersih-bersih

Razia Besar di Lapas Palopo, Barang Terlarang Disita, Tapi Ada yang Nihil

7 April 2026 - 15:49 WITA

razia

Rutan Masamba Gelar Tes Urine dan Penggeledahan Gabungan, Seluruh WBP Negatif Narkoba

7 April 2026 - 08:00 WITA

tes urine

Tak Disangka! Ratusan Petugas & WBP Lapas Palopo Jalani Tes Narkoba, Ini Hasilnya

6 April 2026 - 22:21 WITA

tes urine
Trending di Palopo-Luwu