Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Takalar

Sakit Hati Suami Menikah Lagi, Seorang Istri Nekat Menyiram Suaminya dengan Air Panas

badge-check

					Tak Terima Suami Menikah Lagi, Seorang Istri di Takalar Nekat Menyiram Suaminya dengan Air Panas. (Int) Perbesar

Tak Terima Suami Menikah Lagi, Seorang Istri di Takalar Nekat Menyiram Suaminya dengan Air Panas. (Int)

BERITA.NEWS, Jeneponto– Bahtiar (28) tewas di tangan istrinya sendiri Aminah (30). Sang istri menganiaya suaminya dengan cara menyiram tubuh korban dengan air panas lantaran telah menikah dengan wanita lain secara diam – diam.

“Benar telah terjadi tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap diri Bahtiar yang dilakukan oleh istrinya Aminah,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani seperti dikutip dari laman Detik.com, Minggu (21/7/2019).

Dicky mengatakan, motif penyiraman air panas tersebut berawal dikarenakan Aminah merasa sakit hati mengetahui suaminya Bahtiar menikahi wanita lain secara diam – diam.

Baca Juga : Klok Yakin PSM Kunci Gelar Juara Piala Indonesia

“Sakit hati suaminya Bahtiar menikah dengan perempuan lain,” ucapnya.

Kejadian bermula ketika korban yang sedang tertidur lelap di rumahnya tiba – tiba di siram air panas oleh istrinya sendiri di Paranga, desa Kapita Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto pada tanggal 13 Juli 2019 lalu.

Baca Juga :  Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

“Sewaktu korban sedang tidur di kamar kemudian istrinya memasak air dengan menggunakan panci dan kemudian menuangkan ke dalam ember, setelah itu mengangkat masuk ke dalam kamar ember yang berisikan air panas tersebut kemudian menyiramkan ke suaminya,” kata Dicky.

Baca Juga : Kondisi Jalan Kampung Bunyu Akibat Pengeboran Minyak oleh PT Pertamina

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar yang serius dan sempat mendapatkan perawatan di RS Takalar. Lantaran tak kunjung membaik, korban akhirnya di keluarkan dari RS dan mencoba pengobatan tradisional, namun beberapa hari kemudian korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Sekitar kurang lebih 6 hari diobati secara tradisional korban meninggal dunia pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019, kemudian mayat almarhum dibawa ke rumah saudaranya di Jeneponto,” sebut Dicky.

Sumber : Detik.com

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Banyak yang Tahu, Disertasi Ini Bawa Sarianto Raih Doktor UNM

24 April 2026 - 21:25 WITA

Sarianto (Kanan) usai sidang promosi doktor di Universitas Negeri Makassar, Jumat 24 April 2026. Foto: Ist.

Darah di Batu Cidu Jeneponto! Tikaman Badik Akhiri Nyawa Pria 46 Tahun, Pelaku Ditangkap Dini Hari

24 April 2026 - 19:44 WITA

penikaman

ART Curi Perhiasan dan Uang Majikan di Maros Ditangkap di Makassar

22 April 2026 - 09:52 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Drama Penggelapan Terbongkar, Polres Maros Ringkus Remaja 17 Tahun

21 April 2026 - 15:49 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal