Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Innalillahi.. Kebakaran di Jeneponto Tewaskan 6 Penghuni Rumah

badge-check

					Suasana di lokasi kebakaran tewaskan satu keluarga di Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Istimewa) Perbesar

Suasana di lokasi kebakaran tewaskan satu keluarga di Jeneponto, Sulawesi Selatan. (Istimewa)

BERITA.NEWS, Jeneponto–Kebakaran hebat yang terjadi di kampung Bulloe, Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, menewaskan satu keluarga.

Peristiwa nahas itu menimpa rumah panggung keluarga Sirajang Daeng Tengang 75 tahun yang hangus terbakar pada Selasa, 26 Januari 2021 pukul 23.45 WITA malam.

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul saat dimintai konfirmasi mengatakan, bahwa kebakaran satu rumah itu menghanguskan bersama dengan enam orang penghuninya dengan masing-masing 4 orang dewasa, satu anak-anak dan satu bayi.

“Iya benar, korban tewas 6 orang dengan 4 orang dewasa satu anak-anak dan satunya bayi,” kata Syahrul, Rabu 27 Januari 2021.

Syahrul menerangkan, kebakaran tersebut hanya bertempo sekitar 20 menitsejak warga pertama kali menyaksikan api mulai membesar dan menghanguskan rumah korban hingga rata dengan tanah.

“Ada 4 mobil Damkar Kabupaten Jeneponto tiba di TKP dan langsung memadamkan sisa kobaran api tersebut. Sementara pukul 23.50 Wita rumah panggung milik korban sudah rata dengan tanah,”katanya.

Syahrul menyebut, dari keterangan warga setempat bahwa para korban yang berada di atas rumah sempat meminta pertolongan. Hanya saja semuanya gagal tertolong.

“Korban berteriak meminta tolong dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi berusaha menyelamatkan korban tetapi api semakin membesar sehingga korban sudah tidak bisa lagi keluar dari rumah, terjebak,” ungkap Syahrul.

Diketahui, masing-masing 6 orang korban meninggal dunia itu adalah kakek Sirajang Daeng Tengang 75 tahun bersama istrinya Saleori 65 tahun. Korban selanjutnya merupakan pasangan suami istri, yakni Yusuf 38 tahun dan Ami Damayanti 35 tahun.

Sementara korban selanjutnya adalah putra pasutri Yusuf dan Ami yang masih berusia 8 bulan, yakni King Abd Soleh. Kemudian satu korban lainnya merupakan anak keponakan Ami Damayanti yang bernama Kautsar Biang dengan usia 8 tahun.(Sup)

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Peduli Bantu Pembangunan Masjid Nurul Yaqin di Jeneponto

22 April 2026 - 15:26 WITA

Kreativitas Tanpa Batas, Warga Binaan Rutan Barru Hasilkan Mebel dan Jasa Cuci Kendaraan

22 April 2026 - 12:27 WITA

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Intip Sosok Iptu Haryanto, Jabat Kasat Reskrim Takalar

21 April 2026 - 22:27 WITA

Serah terima jabatan Iptu Haryanto sebagai kasat Reskrim Polres Takalar. Foto: Ist.

Mahasiswa Gowa: Inisial BK Disebut “Biang Kerok” Persoalan Daerah

21 April 2026 - 16:13 WITA

Fahim Jenlap Poros Pemuda Berlawan (Pemula) yang melakukan unjuk rasa didepan kantor Bupati Gowa. Foto: Ist
Trending di Daerah