BERITA.NEWS, Makassar–Tawuran antar kelompok pemuda di Jalan Kandea, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar kembali pecah. Kedua kubu tersebut saling serang dengan anak panah, senjata tajam, batu, hingga molotov.
Tawuran tersebut terjadi sekira pukul 16.30 Wita dengan melibatkan warga Kecamatan Bontoala dan Tallo, Kota Makassar. Pihak Kepolisian dari Polsek Bontoala, Patmor dan Penikam Polrestabes Makassar tiba membubarkan tawuran ini di lokasi kejadian.

“Ya benar perkelahian kelompok terjadi antara pemuda kelurahan Bungaeja Beru Kecematan Tallo dengan Kelurahan Barayya Kecamatan Bontoala. Mereka saling serang menggunakan batu, busur, dan molotov,” kata Kapolsek Bontoala Kompol Andriyani Lilikay saat dikonfirmasi Ahad, 3 Januari 2020.
Lilikay menerangkan, bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mendamaikan kedua kelompok warga tersebut. Bahkan, kata dia, kedua kelompok warga ini pernah dipertemukan dan menyepakati deklarasi damai hingga komitmen bersama. Namun setelah itu dua kelompok warga kembali tawuran.
“Sudah kami upayakan dengan sekuat apa pun yang mereka inginkan. Hanya saja kami berupaya damaikan, belakangan mereka saling gontokan lagi,” ucap Andriyani.
Olehnya itu, lanjut Andriyani, pihaknya berharap kedua kelompok tersebut berdamai dan hidup tenang untuk selamanya.
“Kami sudah lakukan yang terbaik, mereka kita buat deklarasi perdamaian, kita buatkan pertemuan-pertemuan. Mereka saling kuat-kuatan, saling gengsinya tinggi jadi susah untuk damai kalau bukan mereka yang mau berdamai dengan memproklamirkan untuk berdamai,” terang Kompol Andriyani Lilikay
Terlihat dari pantauan di Jalan Kandea, sejumlah batu, anak panah, hingga petasan masih berserakan di lokasi tawuran. Polisi juga masih tampak berjaga dengan menenteng senjata laras panjang dan gas air mata pasca kejadian tersebut.(*)
![]()




























