Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Australia Laporkan Lonjakan Kematian Harian Tertinggi Covid-19

badge-check

					Kepolisian Negara Bagian Victoria dan ADF berpatroli di sepanjang Jalan Bourke pada saat otoritas kota menerapkan aturan karantina wilayah untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona (COVID-19), di Melbourne, Australia, 7 Agustus 2020. ANTARA/AAP Image/James Ross via REUTERS/TM/am. Perbesar

Kepolisian Negara Bagian Victoria dan ADF berpatroli di sepanjang Jalan Bourke pada saat otoritas kota menerapkan aturan karantina wilayah untuk menghentikan penyebaran wabah virus corona (COVID-19), di Melbourne, Australia, 7 Agustus 2020. ANTARA/AAP Image/James Ross via REUTERS/TM/am.

BERITA.NEWS, Sydney – Australia pada Senin melaporkan lonjakan kematian harian tertinggi COVID-19, meski negara bagian di pusat wabah Australia mengatakan bahwa jumlah infeksi baru masih stabil.

Negara Bagian Victoria menyebutkan 25 orang meninggal akibat COVID-19 dalam 24 jam terakhir, lebih banyak dari jumlah kematian terburuk yang dilaporkan pada 12 Agustus.

Otoritas di negara bagian tenggara mengatakan terdapat 282 kasus baru COVID-19, hampir sama dengan 279 kasus yang dilaporkan pada Minggu (16/8/2020).

Angka-angka itu jauh di bawah jumlah puncak kasus harian yang mencapai 700 kasus lebih di Negara Bagian Victoria awal pekan ini. Pejabat kesehatan yakin pembatasan ketat COVID-19 mampu menekan penyebaran virus corona.

Australia hingga kini mengonfirmasi 23.500 kasus COVID-19 dan 421 kematian, jauh lebih sedikit dibanding dengan banyak negara berkembang lainnya.

Seperti yang dialami semua negara di dunia, Australia juga menderita kemunduran pertumbuhan ekonomi akibat pandemi virus corona, yang salah satunya terefleksikan dalam fenomena tingkat pengangguran yang mencapai 10 persen.

Pemberlakuan pembatasan pergerakan manusia yang dimaksudkan untuk menahan laju penularan COVID-19 diprediksi akan meningkatkan pengangguran efektif sekitar 13 persen.

Penutupan usaha ritel di Melbourne diperkirakan menghilangkan 250.000 lapangan pekerjaan. Bila jumlah penularan bisa dikendalikan, diperkirakan awal September usaha-usaha yang telah ditutup bisa dibuka kembali.

. REUTERS/ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional