Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Article

Arab Saudi Lacak Nomor IMEI Ponsel untuk Kejar Pelarian Perempuan

badge-check

					Ilustrasi cara mengetahui nomor IMEI pada sebuah ponsel. (Foto: Phone Area) Perbesar

Ilustrasi cara mengetahui nomor IMEI pada sebuah ponsel. (Foto: Phone Area)

BERITA.NEWS, Jeddah – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi berencana mencari perempuan yang melarikan diri dari negara itu dengan melasak ponsel melalui nomor International Mobile Equipment Identity atau IMEI mereka.

Pejabat Arab Saudi mengatakan kepada keluarga perempuan yang melarikan diri, bahwa pihaknya dapat membantu membawa pulang putri-putri mereka tetapi membutuhkan nomor 15 atau 16 digit pada IMEI.

Caranya adalah, keluarga bersedia memberikan kotak dos ponsel yang dibeli putrinya melarikan diri dan nomor IMEI ponsel tersedia pada dos tersebut.

Melansir laporan Daily Mail, Jumat (14/6/2019) teknologi melacak IMEI juga digunakan Amerika Serikat (AS) untuk menentukan target serangan drone dan telah digunakan Arab Saudi untuk mencari empat perempuan yang melarikan diri.

Dengan teknologi ini, akan memungkinkan agen-agen Saudi mencapai beberapa kaki dari hampir 1.000 perempuan yang melarikan diri dari Arab Saudi setiap tahun.

Banyak perempuan Arab Saudi melarikan diri dari negaranya karena sistem perwalian pria di mana mereka memerlukan izin pria untuk meninggalkan rumah, pergi bekerja atau meninggalkan negara.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan Ultra Mesh Wi-Fi, Internet Lebih Merata di Seluruh Rumah

Seorang perempuan, yang melarikan diri ke bekas negara Soviet, Georgia, diberitahu oleh pengacaranya bahwa Saudi telah melacaknya di sana menggunakan nomor IMEI-nya.

“Polisi Georgia melacak Anda atas permintaan dari pemerintah Saudi, menggunakan IMEI yang mereka peroleh dari kemasan di ponsel Anda,” kata pengacara tersebut, dikutip dari Daily Mail, Jumat (14/6/2019).

Pakar keamanan komputer Micah Lee mengatakan, perusahaan telekomunikasi di Arab Saudi mengetahui lokasi akurat setiap ponsel di negara itu dan menganggap kebijakan pencarian orang dengan nomor IMEI adalah hal sepele.

“Ketika ponsel terhubung ke jaringan, mereka membagikan IMEI mereka serta pengidentifikasi unik lainnya, yang berarti bahwa perusahaan telekomunikasi lokal di Arab Saudi mengetahui lokasi fisik setiap telepon di negara itu, dan dapat dipaksa untuk berbagi informasi ini dengan pemerintah,” kata Lee.

Awal tahun ini Google menolak untuk menghapus aplikasi pemerintah Arab Saudi yang memungkinkan pria melacak dan mengontrol perempuan.

Aplikasi, yang disebut Absher, memberi kekuasaan para suami di Arab Saudi untuk memberikan dan menolak izin perjalanan istri mereka dan mengirimkan peringatan ketika para istri meninggalkan daerah mereka.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Telkomsel Luncurkan Ultra Mesh Wi-Fi, Internet Lebih Merata di Seluruh Rumah

18 April 2026 - 12:14 WITA

Telkomsel Jaga Kualitas Jaringan saat RAFI 2026, Trafik Data Naik 10,4 Persen

13 April 2026 - 16:56 WITA

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

SIMPATI Hadirkan Instagram Basic Mode, Tetap Terhubung Meski Kuota Habis

1 April 2026 - 19:38 WITA

Trending di Tekno