Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Adnan Relokasi Anggaran untuk Tangani Covid-19 di Kabupaten Gowa

badge-check

					Bupati Adnan Relokasi Anggaran untuk Tangani Covid-19 di Kabupaten Gowa Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan merelokasi anggaran untuk menangani pandemi virus corona atau Covid-19 di wilayahnya.

Sebanyak Rp25 miliar anggaran telah disiapkan yang bersumber masing-masing dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 sebesar Rp10 miliar dan dari Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp15 miliar.

“Untuk tahap awal anggaran penanganan Covid-19 yang akan kita gunakan sebanyak Rp10 miliar yang bersumber dari APBD kita,” katanya saat menggelar konferensi pers melalui telekonferensi, Selasa (7/4/2020).

Bupati Adnan menyebutkan, dana APBD yang diambil itu adalah dari dana tak terduga, biaya perjalanan dinas, biaya makan dan minum rapat, dan juga biaya pengadaan yang sifatnya internal.

“Khusus anggaran pengadaan barang dan jasa yang sifatnya langsung bersentuhan dengan publik kita tidak ganggu. Misalnya pengadaan lampu jalan itu kita tidak gunakan karna pemanfaatannya untuk masyarakat,” terangnya.

Anggaran Rp10 miliar ini akan digunakan untuk mengcover kebutuhan paket sembako di 46 kelurahan yang ada di wilayah Kabupaten Gowa bagi warga dan keluarga yang terkategori Orang dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 beserta keluarganya menjalankan masa isolasi mandiri selama 14 hari.

Baca Juga :  Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

“Khusus untuk warga yang teridentifikasi di di desa pemenuhan kebutuhan sembakonya kita gunakan dari anggaran desa masing-masing. Makanya saat ini kepala desa sudah mulai melakukan revisi anggaran desa,” katanya.

Sementara untuk anggaran sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari APBDes ini akan diperuntukkan untuk pembuatan dan pembangunan posko-posko di setiap pintu-pintu masuk desa dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK). Posko ini bertujuan melakukan pengawasan kepada warga yang masuk di setiap desa.

“Kalau misalnya bukan warga desa tersebut, kita imbau untuk putar balik, kecuali jika ada urusan yang mendesak itupun harus melaporkan terlebih dulu. Jadi kalau bisa betul-betul diprioritaskan pada warga sekitar saja yang diperbolehkan masuk ke dalam,” katanya lagi.

Intinya, tegas Bupati Adnan relokasi anggaran ini betul-betul harus diperuntukkan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terindentifikasi. Serta untuk menangani penyebaran pandemi Covid-19 ini.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Trending di Daerah