Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Sempat Hilang, Kakek Ambo Ditemukan Tewas di Kebun Jagung

badge-check

					Posisi Korban Saat ditemukan di Kebun. (BERITA.NEWS/Muh Ilham). Perbesar

Posisi Korban Saat ditemukan di Kebun. (BERITA.NEWS/Muh Ilham).

BERITA.NEWS, Jeneponto – Seorang kakek bernama Ambo Tang Dg Tutu (75) warga dusun Borongloe, desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, Jeneponto ditemukan meninggal dunia di kebun.

Mayat laki laki itu ditemukan oleh Jalling (45) dalam keadaan kaku tertelungkup saat hendak pulang kerumahnya. Wajah dan identitas korban juga tak dikenalnya.

Penemuan sosok mayat itu langsung menggegerkan warga setempat. Tak menunggu lama, Jalling segera mencari tahu keluarga korban.

Alhasil Jalling menemukan keluarga korban yangg tinggal di dusun Punagaya, Desa Bontorappo. Sontak keluarga korban berbondong bondong menuju kebun yang ditunjukkan oleh saksi.

Keluarga korban mengusung jenasah tersebut kerumah anak perempuannya dengan menggunakan tandu dari sarung untuk dimandikan.

Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul menyampaikan menurut pengakuan keluarga korban, korban pergi meninggalkan rumah sejak Rabu 15 Januari kemarin dan tidak diketahui keberadaannya.

“Korban diduga mengalami gangguan jiwa. Pihak keluarga sudah berusaha mencari namun tidak menemukannya,” Ucap Syahrul dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/1/2020).

Melihat kondisi fisik korban lanjut Syahrul, korban diperkirakan meninggal pada rabu Kemarin. Karena posisi tertelungkup dan pahanya sudah menghitam susah untuk diluruskan.

“Kemungkinan besar korban tidak mengetahui jalan pulang kerumahnya, sehingga mengalami kelaparan dan kelelahan,” ucapnya.

Usai dimandikan mayat tersebut kini rencananya akan dimakamkan besok pagi di tempat pemakaman umum (TPU) desa Bontorappo.

“Pihak keluarga menerima dengan lapang dada dan tidak ditemukannya tanda tanda mengalami kekerasan pada tubuh korban ,” pungkasnya.

  • Muh Ilham

Loading

Comments

Baca Lainnya

Pengamanan May Day Diperketat, Polres Maros Siapkan Ini

29 April 2026 - 09:32 WITA

HBP ke-62, Rutan Masamba Perkuat Komitmen Pelayanan Prima

27 April 2026 - 17:57 WITA

Gerobak Usaha Hasil Pembinaan Ramaikan HBP ke-62 di Rutan Barru

27 April 2026 - 17:40 WITA

Sipropam Polres Maros Ingatkan Personel Bijak Bermedsos

27 April 2026 - 10:10 WITA

Cegah Bentrok Meluas, Polsek Lau Damaikan Dua Kelompok Pemuda di Maros

25 April 2026 - 16:25 WITA

Trending di Daerah