Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Kapolri Bentuk Satgas Kuda Laut Awasi Distribusi BBM

badge-check

					Kapolri Bentuk Satgas Kuda Laut Awasi Distribusi BBM Perbesar

BERITA.NEWS, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) cukup serius dalam mengawal pendistribusian Bahan Bakar Minyak. Hal ini ditunjukan dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuda Laut.

Hal ini disampaikan Kapolri Jenderal Idham Azis saat penandatanganan Pernyataan Bersama Awasi Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersama Kemendagri di Kantor Kementerian ESDM, Medan Merdeka, Jakarta, Kamis (9/1).

“Saya membawa banyak pejabat utama Polri dalam acara ini. Juga membentuk Satgas Kuda Laut yang langsung dipimpin Kabareskrim, beranggotakan Wakabaharkam dan Kakorbrimob. Sebagai bentuk keseriusan Polri mengawal pendistribusian BBM agar tepat sasaran,” tegas Idham.

Nantinya, sambung Idham, pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM lebih ditekankan pada aspek preemtif dan preventif. Apabila terjadi pelanggaran atau penyimpangan akan dilakukan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Polri berkomitmen memberikan pengawalan dan pengawasan yang maksimal terhadap pelaksanaan kesepakatan ini. Saya tugaskan Kapolda dan Kapolres untuk benar-benar awasi pendistribusian BBM. Satgas Kuda Laut yang dibentuk di tingkat pusat juga harus optimal mengawal seluruh BBM dapat terdistribusi dengan baik,” tekan Idham, dikutip dari rmol.id.

Pernyataan Bersama ini akan lebih difokuskan untuk Jenis BBM Tertentu (JBT), jenis minyak solar, dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) jenis premium di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga pendistribusiannya tepat sasaran dan tepat volume.

Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, salah satu faktor terjalinnya kerja sama ini dilatarbelakangi oleh penyaluran JBT minyak solar pada 2019 yang melebihi batas kouta. Sehingga Kementerian ESDM perlu mengambil langkah taktis dan strategis dengan penguatan dan efektivitas pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia.

“Dengan begitu, setidaknya Indonesia mampu menekan impor BBM. Sehingga defisit neraca perdagangan migas dapat diperbaiki,” ujar Arifin.

Guna mengoptimalkan peningkatan pengawasan, Arifin berharap BPH Migas terus membangun kemitraan yang strategis dengan Kemendagri, Polri, Forkopimda, dan seluruh stakeholder terkait demi menindaklanjuti Pernyataan Bersama ini.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional