Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Bersihkan Drainase, Lelaki Paruh Baya ini Nyaris Hanyut

badge-check

					Bersihkan Drainase, Lelaki Paruh Baya ini Nyaris Hanyut Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Seorang warga dusun Sa’banyang, desa Nipa-nipa, kecamatan Pa’jukukang, kabupaten Bantaeng nyaris saja hanyut saat membersihkan saluran drainase yang tersumbat akibat air hujan diawal tahun 2020.

Zainuddin T, lelaki paruh baya ini hampir saja hanyut saat Hujan deras hampir sepanjang hari yang mengakibatkan  drainase sepanjang kampung Batu Labbu hingga desa Nipa-nipa meluap dan mengakibatkan banjir.

Meski tergolong banjir kecil yang airnya hanya setinggi mata kaki, tetapi banjir ini mengangkut sampah dari hulu dan arusnya cukup kuat. Zainuddin mengaku nyaris hanyut sewaktu membersihkan drainase yang ada di depan rumahnya. 

“Drainase di sini belum disemen semua jadi kalau air bah datang bawa sampah mudah sekali tersangkut, saya nyaris hanyut kemarin,” kata Zainuddin yang juga imam mesjid ini saat ditemui, Jum’at (3/1/2020)

Dirinya juga menuturkan kalau air dari drainase yang meluap ke poros jalan memang terjadi setiap musim hujan. Hal itu disebabkan sempitnya drainase tempat aliran air dan kurangnya kesadaran masyarakat yang kerap membuang sampah di got-got depan rumah mereka. 

“Waktu kemarin saya perhatikan, sekitar jam 1, sebelum air naik saya bersihkan rumput di got tapi banyak juga sampah plastiknya warga, jadi kalau air datang pasti tersumbat,” katanya  

Menurutnya salah satu penyebab meluapnya air got adalah kondisi drainase yang sempit. Ia sendiri mengaku sering mengkomunikasikan hal tersebut dengan pemerintah setempat. 

“Pernah saya kasi tahu pak Desa, ini harusnya dikasi lebar tapi katanya tidak ada anggaran,” ucap Zainuddin. 

Hujan deras yang mengakibatkan meluapnya air drainase yang membawa sampah berdampak sangat buruk bagi masyarakat setempat. Karena mereka terus membersihkan sampah-sampah kiriman dengan mengangkatnya ke tepi jalan agar air tetap mengalir dan sampah tidak menumpuk. 

Namun tetap saja, hingga hari kedua setelah luapan air tersebut, sampah-sampah domestik yang terdiri dari plastik-plastik kemasan dan limbah rumah tangga mengering di jalan. 

Bekas luapan air juga sangat mengganggu pengguna jalan. Karena air tersebut selain membawa sampah plastik, kayu, ranting, juga membawa lumpur. Sehingga setelah mengering, lumpur tersebut mengeras di tanah bersama plastik dan sampah lainnya. 

Mengingat kejadian yang rutin terjadi setiap memasuki musim hujan itu, Zainuddin selaku warga setempat berharap agar mampu mendapat perhatian dari pemerintah dan dinas terkait.

  • Saharuddin

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Trending di News