Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

PUKAT UPA Soroti Temuan Hak Angket Potensi Kerugian Negara Rp600 M

badge-check

					PUKAT UPA Soroti Temuan Hak Angket Potensi Kerugian Negara Rp600 M Perbesar

Peneliti Senior PUKAT UPA Bastian Lubis (tengah)

BERITA.NEWS,Makassar– Jelang akhir tahun 20219, Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Patria Artha (UPA) kembali soroti polemik pemerintah provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Senin (30/12/2019).

Salah satu yang mendapat sorotan yakni, keabsahan SK Wakil Gubernur (Wagub) soal lelang dan penunjukan langsung 574 paket dengan nilai pekerjaan senilai Rp 1,2 triliun. Yang telah dilaksanakan Rp 600 miliar, berpotensi kerugian negara. Karena, cacat hukum.

Sidang Hak Angekt selesai. Namun, hingga kini belum ada ditindaklanjuti, bahkan cenderung mulai dilupakan. Apalagi, Panitia khusus (Pansus) Angket banyak yang terpilih dipriode 2019-2024. Termasuk Kadir Halid yang ngotot terus soroti sistem pemerintahan Nurdin Abdullah.

“SK panitia lelang 574 paket itu, masih SK Wagub itu nda sah. Harusnya di batalkan semua. Tapi sudah masuk acara kontrak, sudah masuk potensi kerugian negara. Saat perubahan ke Gub tidak batalkan SK Wagub sebelumnya,” tegas peneliti senior PUKAT UPA Bastian Lubis.

Menurut Bastian, harusnya aparat bisa tanggap merespon fakta persidangan hak angket dewan tersebut. Apalagi ada potensi kerugian negara yang menjadi temuan.

“Sampai akhir tahun 2019 ini, tidak ada kejelasan mengenai perkembangan hasil hak angket tersebut. Namun, yang ramai jadi pembicaraan publik hanya pencemaran nama baik. Ada indikasi tutup isu dengan isu yang lain,” pungkas Rektor UPA tersebut.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

Darah di Batu Cidu Jeneponto! Tikaman Badik Akhiri Nyawa Pria 46 Tahun, Pelaku Ditangkap Dini Hari

24 April 2026 - 19:44 WITA

penikaman

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Trending di News