BERITA.NEWS, Makassar – Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel akhirnya memasukkan manajemen kebencanaan dalam kurikulum sekolah. Khsuusnya tingkat SMA/SMK dan Sekolah luarbiasa (SLB). Minggu (22/12/2019).
Pendidikan manajemen kebencanaan itu akan mulai diberlakukan tahun 2020 mendatang. Program tersebut jadi salah satu konsen Disdik Sulsel untuk sikapi peristiwa bencana kerap terjadi. Seperti, musim hujan yang berakibat banjir.

Sekretaris Disdik Sulsel, Setiawan Aswad mengatakan, pihaknya sudah siapkan dua modul yang akan menjadi acuan pembelajaran. Bahannya, langsung dari Kemendikbud, serta Puslitbang Studi Kebencanaan Unhas.
“Kajiannya sudah selesai. Tinggal nanti ini akan dilatih gurunya. Jadi tahun depan 2020 kita harap sudah ada rencana action plan-nya. Paling lambat di penerimaan peserta didik baru saat Masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Kita sudah mulai kenalkan,” ucapnya.
Menurut Setiawan, kurikulum tersebut tidak hanya sebagai Mata Pelajaran (Mapel) yang dikhususkan. Tapi juga dapat diintegrasikan ke pelajaran lain. Dicontohkan, Geografi.
“Jadi sosialisasi dulu, nanti disimulasi juga bagaimana penanganan bencana. Kita sudah bentuk tim Satuan Pendidikan Aman Bencana, didalamnya juga ada BPDB. Nanti setelah orientasi, baru akan diajarkan atau diinversi kedalam mata pelajaran yang relevan,” tuturnya.
- Andi Khaerul
![]()



























