Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Mentan SYL Petakan Pengembangan Sapi Ternak Sesuai Kondisi Daerah

badge-check

					Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau kandang ternak milik Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Badan Litbang Pertanian, Jakarta, Sabtu (21/12/2019). (Mentari Dwi Gayati) Perbesar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat meninjau kandang ternak milik Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Badan Litbang Pertanian, Jakarta, Sabtu (21/12/2019). (Mentari Dwi Gayati)

BERITA.NEWS, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta kepada Balai Penelitian Ternak (Balitnak) untuk memetakan pengembangan sapi ternak sesuai kondisi daerah di sejumlah provinsi Indonesia.

Hal itu disampaikan Mentan saat meninjau kandang ternak milik Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Badan Litbang Pertanian, Sabtu.

“Saya minta untuk petakan jenis ternak dan daerah pengembangannya. Nanti kita pantau saat telah disebarkan dari Agriculture War Room (AWR) di kantor pusat,” kata SYL melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Sebagai contoh, Mentan ingin pemetaan sapi perah untuk dikembangkan di daerah pegunungan, pembibitan sapi di dataran rendah, bahkan di lokasi perkebunan untuk penggemukan sapi.

Menurut dia, ternak unggulan dapat dikembangkan dan dibudidayakan di luar Pulau Jawa, khususnya di Papua dan Kalimantan.

“Persilangan sapi harus diciptakan dan adaptif terhadap lingkungan kita. Untuk pengembangan ke depan daerah Papua sangat potensial sebagai rencana sentra ternak lokal,” kata mantan Gubernur Sulsel dua periode ini.

SYL pun berencana memberikan indukan ternak unggulan ke sejumlah provinsi di Indonesia. Namun sebelum itu, perencanaan bisnis perlu disiapkan agar budidaya sapi dapat berjalan.

Mengutip Antara, budidaya sapi ini diharapkan dapat menumbuhkan wirausahawan dan memenuhi kebutuhan ternak di daerah. Melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), industri kecil peternakan dan berorientasi ekspor dapat berkembang.

Offtaker atau pembeli di setiap klaster pengembangan ternak juga akan diatur dan ditentukan sehingga peternak memiliki kepastian, dari hulu hingga hilir.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional