Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Tepis Isu Jadi Dewas KPK, Yusril: Saya Tidak Dihubungi dan Tidak Berminat

badge-check

					Yusril Ihza Mahendra Perbesar

Yusril Ihza Mahendra

BERITA.NEWS, Jakarta – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menepis kabar yang menyebutkan bahwa dia menjadi salah satu nama yang akan menjabat Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Yusril menyatakan kabar itu sebagai kabar burung.

“Saya ingin menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada pihak resmi yang menghubungi saya untuk menjadi Dewas KPK. Karena itu, saya menganggap bahwa disebut-sebutnya nama saya sebagai salah satu calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka,” kata Yusril dalam keterangannya, Senin (16/12/2019).

Menurut Yusril, seperti dikutip dari Detikcom, banyak orang yang menanyakan kebenaran kabar itu dan bahkan memberinya ucapan selamat. Padahal, hingga saat ini, nama-nama Dewas KPK masih digodok oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Nama saya disebut-sebut sebagai salah seorang calon anggota Dewas KPK. Presiden dikabarkan sedang menimbang-nimbang beberapa nama yang dianggap kredibel untuk menjadi Dewas KPK itu. Walau masih dalam proses seleksi, banyak orang yang bertanya, dan bahkan ada yang ucapkan selamat pada saya,” ujarnya.

Yusril mengatakan tidak berminat menduduki jabatan Dewas KPK. Ia menegaskan akan tetap menjalani profesinya sebagai advokat profesional.

“Saya sendiri dengan segala permohonan maaf, sama sekali tidak berminat dan tidak bersedia menduduki jabatan sebagai Dewas KPK tersebut. Saya lebih memilih tetap menjadi advokat profesional yang oleh UU Advokat dikategorikan sebagai penegak hukum dari pada menjadi Dewas KPK,” tegas Yusril.

Sebelumnya diberitakan, Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan nama-nama tokoh untuk Dewan Pengawas (Dewas) KPK sudah di kantong Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan Jokowi selalu membuat kejutan.

“Dewas KPK sudah sampai di kantong Presiden,” kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (12/12).

Presiden Jokowi mengatakan masih menyusun daftar anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK). Jokowi enggan keliru memutuskan nama-nama yang mengisi jabatan ini.

“Jangan sampai kita keliru, kemudian masyarakat ada yang tidak puas dan kemudian di-bully, kasihan,” kata Jokowi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/12).

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional