Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Dua Pelaku Kasus Dugaan Penyerangan Aktivis Ditangkap

badge-check

					AK dan HM kedua pelaku penyerangan aktivis di Cafe 88 Jeneponto. (BERITA.NEWS/Muh Ilham). Perbesar

AK dan HM kedua pelaku penyerangan aktivis di Cafe 88 Jeneponto. (BERITA.NEWS/Muh Ilham).

BERITA.NEWS, Jeneponto – Personil Kepolisian Polres Jeneponto menangkap dua orang tersangka dugaan kasus penganiayaan aktivis dan Mahasiswa di Kabupaten Jeneponto.

Kedua tersangka itu yakni inisial AK dan HM. Mereka ditangkap Jumat (6/12/2019).

Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, keduanya ditangkap terkait dugaan penyerangan terhadap aktifis di cafe 88.

“Tersangka kasus penganiayaan aktivis,” kata Syahrul kepada BERITA.NEWS saat dikonfirmasi.

Namun, polisi tiga balok itu menyampaikan tersangka penganiayaan aktivis beberapa hari yang lalu hanya dua orang. “Tidak menutup kemungkinan akan ada pengembangan,” katanya.

Kini kedua tersangka mendekam di Rutan Polres Jeneponto.

Baca Juga :  Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

Sementara, saat kejadian para aktivis dan mahasiswa yang tergabung dalam Fraksi Revolusi Keadilan (FRK) itu sedang berkumpul di Cafe 88 pada Jumat, 29 November 2019 lalu.

Tiba-tiba puluhan orang yang tidak dikenal (OTK) langsung datang melakukan penyerangan dan penganiayaan terhadap beberapa aktivis.

Akibatnya, dua orang aktivis atas nama Yudistira dan Dedi terpaksa dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang.

“Kami diserang OTK saat sedang istirahat di Cafe 88 usai kami menggelar unjuk rasa di kantor Bupati Jeneponto,” kata Yudistira.

Menurut Yudistira, saat penyerangan terhadap dirinya puluhan OTK yang datang. ” Ada 30 orang,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, penyerangan tersebut pasca demonstran itu melakukan unjuk rasa terkait protes arena balap motor cross yang ditempatkan tak jauh dari gedung RSUD Lanto Daeng Pasewang.

  • Muh Ilham

Loading

Comments

Baca Lainnya

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Trending di News