Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Hanya untuk Biayai Perjalanan Dinas, Bappeda Minta Anggaran Rp 8,1 M

badge-check

					Hanya untuk Biayai Perjalanan Dinas, Bappeda Minta Anggaran Rp 8,1 M Perbesar

Plt Kepala Bappeda Sulsel Rudi Jamaluddin.

BERITA.NEWS,Makassar– Usulan Anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Setda Sulsel tuai sorotan. Pasalnya, khusus perjalanan dinas nilainya sampai miliaran rupiah.

Komisi D DPRD Sulsel bereaksi. Dinilai terlalu besar, jika hanya mengakomodir perjalanan dinas, satu organisasi perangkat daerah (OPD). Angkanya, sampai Rp 8,1 miliar. Dewan minta Bappeda lakukan rasionalisasi.

Anggota Komisi D DPRD Fadriaty AS  membenarkan usulan Anggaran senilai Rp 8.1 miliar lebih tersebut. Untuk 3 perjalanan, dalam daerah, luar daerah, dan perjalanan luar negeri. Hal itu dianggap terlalu tinggi, sekelas OPD.

“Kami mengganggap itu terlalu besar, Untuk Bappeda saja, Itu total dari tiga perjalan, perjalanan dalam luar dan perjalanan luar negeri. Sudah dijelaskan dengan detail kenapa ada perjalanan luar negeri, itu nilainya Rpn8.1 miliar lebih, itu Bappeda saja,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur

Legislator Partai Demokrat itu mengaku, usulan anggaran itu tidak jadi masalah asalkan bisa dipertanggungjawabkan dan dirasionalkan. Serta, asas manfaat nya jelas terlihat.

“Kepala Bappeda (Rudi Jamaluddin) sudah menjelaskan, dan siap untuk di koreksi, belum ada sampai sekarang final” jelasnya kepada awak media, diruang rapat komisi D Gedung Tower DPRD Sulsel.

Hanya saja, usulan anggaran perjalanan dinas itu, dirasa timpang dengan pendapatan sewa kantin yang dikelola Bappeda. Tiap bulannya, hanya Rp 25 jutaan.

“Makanya tadi semua mempertanyakan, kami semua tidak ada masalah, tapi  uotputnya harus jelas, sekarang uotputnya apa, itu harus jelaskan,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Rudi Jamaluddin mengatakan usulan itu sudah di rasionalisasi seefisien mungkin. Nilai Rp 8,1 miliar itupun, sudah melalui pengkajian. Sehingga, semua tergantung dari dewan apakah akan disetujui atau tidak.

“Kalau perjalanan dinas itu, Rp 8 Miliar tidak bisa dikatakan kecil atau besar, tapi perjalanan dinas itu bisa mendukung tupoksi. Kegiatan Bappeda itu lebih banyak pada kegiatan software. Salah satunya Koordinasi semua kabupaten kota,” bebernya.

Andi Khaerul.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Drama di Washington Hilton, Tembakan Mendadak, Trump dan Istri Dievakuasi

26 April 2026 - 12:20 WITA

Dua Bulan Terserang Penyakit, Netanyahu Diam-Diam Jalani Perawatan Prostat

25 April 2026 - 12:29 WITA

AS Perluas Operasi, Kapal Tanker Iran Disergap di Samudera Hindia

23 April 2026 - 18:17 WITA

Arab Saudi Berlakukan Denda Rp459 Juta Bagi Pelanggar Aturan Haji

23 April 2026 - 09:57 WITA

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji 2026, Siap Jaga Koneksi Jamaah di Tanah Suci

22 April 2026 - 09:29 WITA

Trending di News