Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Pemkot Makassar Tutup 3 Gudang di Tallo, Ada apa?

badge-check

					Penertiban ekspedisi gudang dalam kota di kecamatan Tallo, Kota Makassar. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi). Perbesar

Penertiban ekspedisi gudang dalam kota di kecamatan Tallo, Kota Makassar. (BERITA.NEWS/Ratih Sardianti Rosi).

BERITA.NEWS, Makassar – Tim Penindakan Terpadu Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP dibackup TNI-Polri eksekusi tiga gudang ekspedisi di Kecamatan Tallo, Kamis (14/11/2019).

Ketiga gudang itu yakni CV Meteor Trans, CV Cahaya Majang Raya, dan Gudang Mahameru ditutup karena dinyatakan tidak mengantongi izin. Belum lagi, dalam regulasi jelas tidak diperbolehkan ada aktivitas gudang dalam kota. 

Hal ini diungkap Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, M Yasir yang mengaku mendapat laporan dari masyarakat atas aktivitas bongkar muat yang terdapat di jalan-jalan besar.

“Ini juga jawaban terhadap masyarakat yang sudah dua kali datang demo di kantor camat karena masyarakat di sekitar sudah merasa terancam dengan kegiatan bongkar muat yang ada di jalan-jalan besar ini,” kata Yasir.

Baca Juga :  Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

Walau sempat terjadi aksi saling dorong antar pemilik gudang dan aparat, Kadisdag Makassar merasa siap menghadapi gudang-gudang yang terbukti menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan regulasi yang ada.

“Silahkan saja lakukan perlawanan, tetapi kami tetap menegakkan aturan. Kalau ada yang lakukan perlawanan saya kira itu sudah tugas dari pihak kepolisian, kalau ada perlawanan saya kira satpol pp tinggal melaporkan kepada pihak yang berwenang, aparat keamanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Ketertiban dan Keamanan Satpol PP, Pagar Alam mengatakan, pihaknya telah mengerahkan 110 anggotanya dalam eksekusi ini.

“Ekspedisi ini memang Disdag menyampaikan ke satpol untuk menutup, digembok, sekaligus pasang stiker. Yang jadi pertanyaan, kalau kita gembok lantas ada orang di dalam, orang tinggal,” bebernya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau gudang yang telah ditutup.

“Nanti pengawasannya di pihak kecamatan. Kebetulan juga kecamatan sudah ada satpol. Jadi, mungkin bekerja sama dengan satpol untuk memantau lokasi yang ada di sana,” pungkasnya.

  • Ratih Sardianti Rosi

Loading

Comments

Baca Lainnya

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 13:10 WITA

Groundbreaking Mixed-Use MaRI, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 10:48 WITA

Heboh Video Panas Mirip Anggota DPRD Enrekang, PKB Siapkan Investigasi

27 April 2026 - 20:43 WITA

video
Trending di Makassar