Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Dorong Transparansi Aparat Desa, NA Undang Ratusan Kades Tiga Kabupaten

badge-check

					Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Bantaeng – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah buka Bimbingan Teknis Keterbukaan Informasi Publik Melalui Penguatan Peran dan Fungsi PPID Desa, di Gedung Kartini Kabupaten Bantaeng. Selasa (5/11/2019).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel Andi Hasdullah sebagai pelaksana kegiatan menjelaskan. Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2018, tentang keterbukaan informasi bagian penting dalam tata kelola pemerintahan bersih. 

“Karena itu, untuk dorong keterbukaan dan transparansi hingga ke lingkup pemerintahan desa, kami menggelar kegiatan ini dengan mengundang partisipasi dalam tata kelola pemerintahan desa,” ucapnya.

Hasdullah mengatakan, para perangkat desa maupun kecamatan, diberi pemahaman terkait standar layanan keterbukaan informasi publik di desa. Baik dari aspek regulasi, maupun tata kelola layanan informasi publik.

Baca Juga :  Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

“Kita berharap akuntabilitas tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai koridor yang benar sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa dapat dipertanggung jawabkan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel dalam arahannya menekankan, keterbukaan informasi di era 4.0 mutlak dibutuhkan. Kehadiran berbagai media, termasuk media sosial jadi ruang bagi masyarakat lakukan pengawasan dan mengkritik berbagai program pemerintah. 

“Sekarang kita tidak bisa lagi menutup mata terkait perkembangan teknologi digital yang sangat kencang. Keterbukaan informasi hingga ke desa-desa mutlak harus dilakukan,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul


Loading

Comments

Baca Lainnya

Groundbreaking Mixed-Use MaRI, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 10:48 WITA

Heboh Video Panas Mirip Anggota DPRD Enrekang, PKB Siapkan Investigasi

27 April 2026 - 20:43 WITA

video

Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan K3 Umum

27 April 2026 - 16:10 WITA

Hari Otda 2026, Kota Makassar Satu-satunya Pemda Luar Pulau Jawa Berhasil Raih Penghargaan 

27 April 2026 - 13:47 WITA

Kapolrestabes Makassar Tegaskan Tak Ada Keterlibatan TNI dalam Aksi Demo Ricuh

26 April 2026 - 15:08 WITA

Trending di Makassar