Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

KBRI Baghdad Selamatkan Dua Wanita Sukabumi Korban TPPO di Irak

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Sukabumi – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baghdad, Irak berhasil membebaskan dua wanita asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yakni Tuti (38) dan Lina Pratiwi (32) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Irak.

“Kami mendapatkan informasi bahwa keduanya sudah berada di KBRI Baghdad dan kondisinya cukup baik,” kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jabar, Jejen Nurjanah di Sukabumi, Jumat (1/11/2019).

Informasi yang diterima SBMI dari KBRI Baghdad kedua buruh migrant asal Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan tersebut sempat melarikan diri pada Rabu (29/10) dan diselamatkan oleh sopir taksi dan masyarakat serta diserahkan kepada pihak kepolisian di Erbil.

Menerima informasi tersebut pihak KBRI kemudian berkoordinasi dan bernegoisasi bahwa kedua wanita tersebut merupakan warga Indonesia yang menjadi korban TPPO akhirnya keduanya diizinkan untuk dibawa ke Sekretariat KBRI Baghdad.

Kondisi hari yang sudah malam ditambah jarak dari KBRI ke kantor kepolisian di Erbil mencapai 500 km (delapan jam perjalanan darat) serta banyak pos pengamanan dan bukan merupakan jalur aman karena banyak kelompok bersenjata maka diputuskan untuk menjemput Lina dan Tuti dilakukan keesokan harinya atau pada Kamis, (30/10).

“Informasi yang kami terima kedua TKW asal Kabupaten Sukabumi tersebut saat dijemput dalam kondisi sehat dan saat ini tinggal mengurus kepulangan mereka ke kampung halamannya di Sukabumi,” tambahnya, seperti dilansir dari Antara.

Jejen mengatakan dalam penyelamatan korban TPPO tersebut KBRI Baghdad tidak hanya menyelamatkan Tuti dan Lina saja tetapi, ada dua wanita lainnya Septiani Almukorohmah (24) dan Rustia (31) yang merupakan korban TPPO asal Karawang, Jabar.

Dari hasil interview kepada keempat buruh migran ini terungkap Lina dan Tuti diberangkatkan oleh agen yang beralamat di Bekasi, sedangkan Rustia dan Septiani diberangkatkan oleh salah satu agen dari Jakarta Timur.

Keempat TKW ilegal ini dikirim ke Provinsi Dahuk, wilayah Kurdistan, sebelah utara Irak untuk bekerja. Informasinya Lina dan Tuti membuat paspor di Lampung yang diduga oknum agen tersebut telah memalsukan identitas korban.

SBMI pun saat ini masih terus berkoordinasi dengan KBRI Baghdad agar keempat korban TPPO itu bisa segera dipulangkan ke Indonesia. Sementara, untuk upah mereka selama bekerja di Irak sejak Februari belum diketahui apakah dibayarkan oleh majikannya atau tidak.

Sebelumnnya diberitakan dua wanita asal Kabupaten Sukabumi menjadi korban TPPO ke Irak. Mereka diiming-imingi bekerja di salah satu rumah makan Qatar dengan upah Rp9 juta hingga Rp10 juta, namun dalam perjalanan keduanya malah diberangkatkan ke Erbil, Irak untuk dijual ke agen menyalur tenaga kerja di negara tersebut.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional