Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Kanwil Bea Cukai Sulbagsel: Potensi Peredaran Rokok Ilegal Tinggi di Sulsel

badge-check

					Pemusnahan Rokok dan Botol Miras ilegal oleh Kanwil Bea Cukai Sulbagsel. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul). Perbesar

Pemusnahan Rokok dan Botol Miras ilegal oleh Kanwil Bea Cukai Sulbagsel. (BERITA.NEWS/Andi Khaerul).

BERITA.NEWS, Makassar – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan (sulbagsel) Tri Wikanto mengaku, potensi peredaran barang ilegal sangat tinggi di Sulsel. Rabu (30/10/2019).

Tri mengatakan kebanyakan barang ilegal tersebut. Kebanyakan datang dari pulau Jawa. Tiap tahunnya ada peningkatan. Koordinasi semua pihak terkait. Seperti, TNI- Polri, Kejaksaan dan pengadilan terus dilakukan.

“Kebetulan potensi peredaran di Sulsel tinggi sekali yang dilegal disni. (Dibanding tahun lalu ?) Ada peningkatan, tapi kita sudah kita tekan, Gempor rokok ilegal merupakan program utama secara nasional,” ucapnya.

Menurut tri, peredaran rokok ilegal. Jadi barang paling banyak ditemukan dari luar daerah. Saat ini, sejak tahun 2018-2019 yang dimusnahkan sebesar 21,200,452 juta batang. Nilainya sampai Rp 21 Miliar lebih.

Baca Juga :  RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

“Tempat produksi kita juga gempur kegaiatan ini. Kita saling kerjasama dengan bea cukai didaerah produksi. Seperti, malang, kudus, Kediri, pasuruan, madura yang dipasarkan ke Sulawesi Selatan, tenggara, barat, kita saling berkolaborasi,” katanya.

“(Pasarnya?) Daerah pelosok dan pesisir. Pegunungan dan sebagainya. Inikan kita sudah berkoodinasi dengn bea cukai di daerah produsen,” pungkasnya.

  • Andi Khaerul.


Loading

Comments

Baca Lainnya

RW 01 Kompleks CV Dewi Dinilai Layak Wakili Makassar di Lomba Satkamling Tingkat Polda Sulsel

29 April 2026 - 07:05 WITA

May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif

28 April 2026 - 19:35 WITA

Kepala BGN Sebut Gaji Pencuci Piring MBG Lebih Tinggi dari Guru Honorer: Rp 2,4 Juta Sampai Rp 3,5

28 April 2026 - 18:12 WITA

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 13:10 WITA

Groundbreaking Mixed-Use MaRI, Munafri: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

28 April 2026 - 10:48 WITA

Trending di Makassar