Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

badge-check

					Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya Perbesar

Ketua dan Sekretaris Aliansi Keluarga Petani Indonesia, H Den Nofri Baso dan Arief H Arsyad didampingi Kuasa Hukumnya, H.A. Bashar,SH, MH

BERITA.NEWS, Jakarta – Aliansi Keluarga Petani Indonesia (AKPI) melaporkan pakar hukum tata negara, Feri Amsari ke Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026). Feri dilaporkan terkait pernyataannya yang meresahkan masyarakat dengan menyebut pemerintah berbohong ke publik ihwal program swasembada pangan

Laporan AKPI  ini teregister dengan nomor LP/B/2698/IV/2026/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 17 April 2026. Feri dilaporkan atas dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong Undang Undang No 1 Tahun 2023 tentang KUHP senagaimana dimaksud dalam pasal 263 UU 1/2023 dan atau Pasal 264 KUHP.

Ketua AKPI, H. Ben Nofri Baso, mengatakan narasi yang disampaikan Feri Amsari dalam forum Halal Bihalal Pengamat bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” yang berlangsung di Beranda Utan Kayu, Selasa, 31 Mareee 2026 lalu di Utan Kayu, Jakarta Timur.

“Hari ini kami dari Aliansi Keluarga Petani Indonesia melaporkan Bapak Feri Amsari atas dugaan tindak pidana pasal penyebaran hoaks dan penghasutan. Pernyataan itu memicu keresahan masyarakat, khusunya kami di kalangan petani,” kata H Ben Nofri Baso di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Sebagai barang bukti laporan, melampirkan konten pernyataan Feri Amsari di flatform Youtube. “Selain itu kami melampirkan juga pernyataan keresahan petani, konten berita yang meresahkan dan keluhan petani akibat pernyataan Feri Amsari,” tandasnya.

Baca Juga :  Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

AKPI menilai pernyataan tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan petani serta berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap kebijakan pangan nasional yang selama ini tengah diperkuat oleh pemerintah

Sekretaris AKPI, Arief H Arsyad menambahkan bahwa tudingan Feri Amsari tidak mencerminkan kondisi riil yang dihadapi petani di lapangan.

“Program swasembada pangan yang dijalankan pemerintah telah menunjukkan hasil nyata, baik dalam peningkatan produksi maupun penguatan sektor pertanian di berbagai daerah. Pernyataan yang tidak berbasis realitas lapangan justru berpotensi menyesatkan publik,” ujarnya.

AKPI juga menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah, khususnya yang dijalankan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional sebagai bagian dari kedaulatan bangsa.

Dalam pernyataan resminya, AKPI menegaskan bahwa tuduhan mengenai kebohongan publik merupakan hal serius yang seharusnya disampaikan berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa dasar yang kuat, narasi tersebut dinilai berpotensi menyesatkan opini masyarakat.

Lebih jauh, AKPI mengingatkan bahwa pernyataan yang tidak konstruktif dan cenderung mendiskreditkan program pemerintah dapat berdampak pada melemahnya semangat petani yang saat ini tengah berjuang meningkatkan produktivitas di tengah berbagai tantangan.

AKPI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi dan pengamat kebijakan, untuk menyampaikan kritik secara objektif, berbasis data, dan konstruktif demi kemajuan sektor pertanian nasional.

Sebagai bentuk komitmen, AKPI menegaskan akan terus berada di garis depan dalam mendukung program-program pemerintah guna memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Iran Gulung 35 Orang Jaringan Mata-mata Mossad di Enam Provinsi

17 April 2026 - 05:24 WITA

China Turun Tangan, Dorong Dialog AS-Iran Redam Konflik Timur Tengah

16 April 2026 - 10:20 WITA

Blokade Memanas, Negara Teluk Desak AS Buka Jalur Diplomasi

15 April 2026 - 08:20 WITA

Ngopi Bareng Warga, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas di Tallo

14 April 2026 - 12:07 WITA

Trending di News