Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bulukumba

Fantastis! Baznas Bulukumba Salurkan Rp1,2 Miliar Selama Ramadan, Tapi 40 Persen Zakat Tak Lewat Amil

badge-check

					Logistik Beras Zakat Fitrah yang Akan Disalurkan oleh Baznas Bulukumba. [Foto: Ist/ Baznas] Perbesar

Logistik Beras Zakat Fitrah yang Akan Disalurkan oleh Baznas Bulukumba. [Foto: Ist/ Baznas]

BERITA.NEWS, Bulukumba — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bulukumba menyalurkan dana fantastis lebih dari Rp1,2 miliar selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Namun di balik angka besar tersebut, terungkap fakta bahwa sekitar 40 persen zakat fitrah masyarakat masih disalurkan secara mandiri, tidak melalui amil zakat.

Penyaluran dana tersebut mencakup bantuan bagi keluarga prasejahtera, bantuan untuk masjid, hingga distribusi mushaf Al-Qur’an.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Baznas Bulukumba, Yusuf Sandy, dalam kegiatan silaturahmi bersama awak media di salah satu kafe di kota Bulukumba, Kamis (26/3/2026).

Yusuf Sandy menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan telah melalui mekanisme dan prosedur yang ketat.

Penerima manfaat ditentukan berdasarkan usulan dari pemerintah desa dan kelurahan yang kemudian diverifikasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

“Usulan disampaikan dari desa dan kelurahan, kemudian ditetapkan oleh Pemda dan menjadi dasar bagi Baznas dalam menyalurkan bantuan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

Meski demikian, Ketua Baznas Bulukumba, H Kaharuddin, mengungkapkan realitas menarik terkait pengelolaan zakat fitrah di daerah tersebut.

Dari potensi zakat fitrah yang diperkirakan mencapai Rp18 miliar, hanya sekitar 60 persen yang disalurkan melalui amil zakat.

“Sekitar 40 persen masyarakat kemungkinan menyalurkan langsung kepada penerima tanpa melalui amil,” ungkap Kaharuddin.

Ia juga menegaskan bahwa Baznas hanya mengelola zakat fitrah yang secara resmi disalurkan melalui lembaganya.

Sementara distribusi zakat yang dilakukan secara mandiri di tingkat desa dan kelurahan, hanya dilaporkan dalam bentuk administrasi tertulis.

“Baznas tidak mengelola zakat fitrah secara keseluruhan, kecuali yang masuk ke Baznas. Itu yang kami distribusikan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bulukumba, Ali Saleng, memberikan apresiasi terhadap kinerja Baznas dalam mengelola zakat dan infak. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana umat.

“Kami mendukung penuh agar pengelolaan zakat dilakukan secara terbuka. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana tersebut dikelola,” ujarnya.

Ali Saleng juga memastikan bahwa Baznas Bulukumba terus membuka ruang bagi masukan dan kritik sebagai upaya meningkatkan kinerja ke depan.

 

Penulis: Syarif

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

BKAD Turun Tangan! Kendaraan Dinas OPD Pemkab Bulukumba Disisir, Ada yang Hilang?

13 April 2026 - 18:02 WITA

kendaraan-dinas

Sertijab Polres Bulukumba Digelar, 10 Perwira Polres Bulukumba Resmi Berganti

13 April 2026 - 17:47 WITA

sertijab

Eksekusi Dramatis di Ujung Loe Bulukumba, Rumah Dibongkar Pakai Ekskavator

8 April 2026 - 20:33 WITA

sengketa-lahan

Resmi Berlaku! Cara Baru Urus KTP di Bulukumba Bikin Warga Tak Perlu Antre Pagi-Pagi

7 April 2026 - 22:14 WITA

ktp
Trending di Bulukumba