Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

65 Judul Pendanaan Penelitian UNHAS Lolos Program BIMA Kemdiktisaintek RI

badge-check

					65 Judul Pendanaan Penelitian UNHAS Lolos Program BIMA Kemdiktisaintek RI Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Produktivitas Universitas Hasanuddin (UNHAS) di bidang penelitian kembali menunjukkan tren positif. Total 65 Judul berhasil lolos dalam program skema Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.

UNHAS berada di urutan ke 6 sebagai salah satu perguruan tinggi yang masuk daftar 10 besar penerima pendanaan Program Penelitian Multitahun tersebut.

Dana Penelitian BIMA merupakan skema pendanaan penelitian yang mendukung riset multitahun di perguruan tinggi. Melalui program ini, para dosen dan peneliti didorong untuk menghasilkan penelitian berkualitas yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Ir. Suharman Hamzah, ST., MT., Ph.D (Eng)., HSE menjelaskan bahwa skema penelitian BIMA memberikan kesempatan bagi peneliti untuk melaksanakan penelitian yang dapat berlangsung lebih dari satu tahun.

Oleh karena itu, penelitian yang didanai pada tahun 2026 merupakan kelanjutan dari sebagian proposal yang telah diajukan pada tahun sebelumnya.

Prof. Suharman menambahkan bahwa LPPM Unhas secara konsisten melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap para peneliti agar pelaksanaan penelitian berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  UTBK 2026, Rektor Unhas Ancam Pidana hingga Pemecatan Jika Terbukti Main Curang

“Sejak beberapa tahun terakhir, LPPM terus memperkuat proses monitoring dan evaluasi terhadap kemajuan penelitian, termasuk memperhatikan kelengkapan administrasi pertanggungjawaban serta capaian luaran penelitian. Hal ini penting agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sekaligus menghasilkan luaran penelitian yang jelas,” kata Prof. Suharman.

Lebih lanjut, Prof. Suharman menyebutkan bahwa bidang riset sains dan teknologi masih menjadi bidang yang paling banyak memperoleh pendanaan dalam program ini. Hal tersebut menunjukkan kuatnya kapasitas riset Unhas pada bidang-bidang ilmu tersebut.

Dilihat dari komposisi bidang keilmuan, pendanaan penelitian di Unhas didominasi oleh rumpun ilmu agro-maritim dengan porsi 53 persen, disusul teknosains sebesar 22 persen, kesehatan sebesar 20 persen, serta ilmu sosial dan humaniora (soshum) sebesar 5 persen.

Sebagai strategi peningkatan kualitas penelitian, LPPM Unhas juga terus mengingatkan dan membantu para peneliti dalam proses pelaporan penelitian secara tertib, termasuk memastikan bahwa luaran penelitian seperti publikasi pada jurnal ilmiah yang telah dijanjikan dalam proposal dapat tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan.

Capaian ini diharapkan semakin memperkuat budaya riset di lingkungan Unhas sekaligus mendorong para dosen untuk terus menghasilkan penelitian yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.

Loading

Comments

Baca Lainnya

UTBK 2026, Rektor Unhas Ancam Pidana hingga Pemecatan Jika Terbukti Main Curang

21 April 2026 - 15:50 WITA

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

98 Siswa SMPN 23 Sinjai Ikuti Ujian TKA, Sekolah Tekankan Evaluasi Kompetensi

9 April 2026 - 17:28 WITA

ujian-tka

Madrasah Aliyah Pesantren Wadi Mubarak Gareccing Laksanakan Ujian Madrasah Berbasis Kertas

8 April 2026 - 19:52 WITA

ujian

Datang Diam-Diam, Chaca Siswi Berprestasi Ini Tinggalkan “Warisan” di SMPN 7 Sinjai

1 April 2026 - 22:45 WITA

penulis buku
Trending di Pendidikan